Kenaikan Gaji PNS, TNI, dan Polri Masih Dikaji, Pemerintah Tunggu Evaluasi Keuangan Triwulan II 2026

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Jan 2026 09:37 150 Admin

KJ-News.com, Jakarta – Pemerintah belum mengambil keputusan terkait kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, dan Polri pada tahun 2026. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan bahwa wacana tersebut masih dalam tahap kajian, menyusul koordinasi intensif dengan Kementerian Keuangan.

Rini mengungkapkan, dirinya telah menyampaikan surat resmi sekaligus melakukan pertemuan langsung dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas kebijakan tersebut.

“Saya sudah bersurat ke Menteri Keuangan, kemudian juga sudah bertemu. Saat ini memang masih dalam tahap pengkajian,” ujar Rini saat ditemui di Kompleks DPR RI, Senin (19/1/2026).

Sebagai informasi, Rini sempat menyambangi kantor Kementerian Keuangan di Jakarta Pusat pada 29 Desember 2025, guna membahas berbagai agenda reformasi birokrasi, termasuk potensi penyesuaian kesejahteraan aparatur negara.

Menkeu: Belum Ada Keputusan, Tunggu Kondisi Fiskal

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final mengenai kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemerintah, kata dia, masih perlu melihat kondisi keuangan negara secara menyeluruh.

“Saya perlu melihat kondisi keuangan satu triwulan ke depan. Setelah itu, baru di triwulan kedua kita bisa mulai membahas kemungkinan kenaikan belanja-belanja pemerintah,” ujar Purbaya dalam media briefing di Kantor Kemenkeu, Selasa (6/1/2026).

Purbaya menjelaskan, kebijakan yang berdampak pada peningkatan belanja negara, termasuk gaji ASN, PNS, TNI, dan Polri, baru dapat dipertimbangkan setelah evaluasi ekonomi nasional rampung.

Keputusan Diperkirakan Pertengahan 2026

Menurut Purbaya, pembahasan kebijakan strategis terkait belanja pemerintah kemungkinan baru dilakukan pada triwulan II 2026, seiring selesainya evaluasi kinerja fiskal dan penerimaan negara.

“Setelah itu, kemungkinan di triwulan kedua baru kita bisa mendiskusikan kebijakan-kebijakan yang berdampak pada kenaikan belanja pemerintah,” tegasnya.

Dengan demikian, harapan jutaan aparatur negara terkait kenaikan gaji di 2026 masih harus menunggu kepastian dari hasil kajian fiskal pemerintah dalam beberapa bulan ke depan.

 

 

Penulis: Ridho Saputra

Editor: Redaksi KJN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA