PWI dan IPB Siapkan Beasiswa S2 untuk Wartawan, Perkuat Kompetensi Pers Hadapi Era Digital

waktu baca 3 menit
Rabu, 3 Jun 2026 11:47 9 Admin

Bogor, (KJ-News.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Institut Pertanian Bogor (IPB) University mulai merancang program beasiswa magister (S2) bagi wartawan sebagai upaya meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kualitas sumber daya manusia (SDM) pers di Indonesia.

Rencana kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara jajaran PWI Pusat dan Sekolah Pascasarjana IPB yang berlangsung di Ruang GSC 1, Gedung GSC, Kampus IPB University Baranangsiang, Bogor, Selasa (2/6/2026).

Delegasi PWI dipimpin Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, didampingi sejumlah pengurus pusat. Sementara pihak IPB dipimpin Dekan Sekolah Pascasarjana IPB, Yusli Wardiatno, bersama jajaran akademik dan pengelola program pascasarjana.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kolaborasi untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi wartawan melalui program beasiswa maupun dukungan pembiayaan pendidikan. Program ini diharapkan mampu menjawab tantangan perkembangan industri media yang semakin dinamis di era digital.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyambut positif inisiatif tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas wartawan melalui pendidikan formal menjadi kebutuhan penting guna memperkuat kualitas jurnalisme dan daya saing insan pers.

“Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mengembangkan keilmuan dan kapasitas wartawan. Namun, diperlukan pembahasan teknis yang lebih mendalam agar program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tingginya aktivitas profesi jurnalistik serta keterbatasan biaya pendidikan masih menjadi kendala bagi banyak wartawan untuk melanjutkan studi. Karena itu, PWI dan IPB akan mengkaji berbagai skema pembiayaan yang memungkinkan, termasuk kolaborasi dengan program beasiswa pemerintah, bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga dukungan pendidikan parsial.

“Yang terpenting adalah membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi wartawan. Bentuk dukungan bisa disesuaikan dengan kebutuhan peserta dan kemampuan program, sehingga lebih banyak wartawan dapat melanjutkan pendidikan tanpa mengganggu tugas jurnalistiknya,” tambah Akhmad Munir.

Sementara itu, Dekan Sekolah Pascasarjana IPB, Yusli Wardiatno, menegaskan komitmen IPB dalam mendukung peningkatan kualitas SDM nasional, termasuk insan pers yang memiliki peran penting dalam pembangunan dan penyebaran informasi kepada masyarakat.

“Wartawan memiliki posisi strategis dalam membangun literasi publik. Karena itu, peningkatan kapasitas akademik dan profesionalisme mereka menjadi bagian dari upaya menciptakan ekosistem informasi yang berkualitas,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, IPB juga memaparkan sejumlah program studi magister yang berpotensi menjadi pilihan peserta beasiswa. Sedikitnya terdapat 10 program unggulan yang ditawarkan, antara lain Komunikasi Digital dan Media, Komunikasi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan, Manajemen Pembangunan Daerah, Ilmu Manajemen, Manajemen dan Bisnis, Ekonomi Sumber Daya dan Lingkungan, hingga Klimatologi Terapan.

Melalui kerja sama ini, wartawan diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk meningkatkan kompetensi akademik sesuai bidang tugas dan minat masing-masing. PWI dan IPB sepakat menindaklanjuti hasil pertemuan dengan pembahasan teknis yang lebih rinci terkait penyusunan nota kesepahaman (MoU), mekanisme seleksi peserta, skema pembiayaan, serta bentuk dukungan pendidikan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Program beasiswa ini diharapkan menjadi terobosan baru dalam pengembangan kualitas jurnalisme Indonesia, sekaligus memperkuat profesionalisme wartawan dalam menghadapi tantangan industri media yang terus berkembang di era digital.

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: klikjambinew.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA