KONI Pusat Perkuat Diplomasi Olahraga Indonesia–Kamboja, Marciano Norman Dorong Kerja Sama Strategis Antarnegara

waktu baca 3 menit
Rabu, 20 Mei 2026 06:40 52 Admin

Kamboja, (KJ-News.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat terus memperkuat diplomasi olahraga sebagai instrumen membangun hubungan bilateral antarnegara. Upaya tersebut kembali ditunjukkan melalui pertemuan Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman, dengan Wakil Panglima Militer Kamboja sekaligus pimpinan Decho Hun Sen Body Guard Headquarters (BHQ), Jenderal Hing Bun Hieng, di Ta Khmau, Kamboja, Senin (18/5/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama Indonesia–Kamboja di sektor olahraga, sekaligus membuka peluang kolaborasi strategis di bidang lainnya. Dalam pertemuan itu, kedua tokoh juga membahas dinamika hubungan kawasan, termasuk situasi antara Kamboja dan Thailand, serta harapan agar solusi damai dapat segera tercapai.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting sebagai media pemersatu sekaligus sarana mempererat hubungan antarbangsa.

“Saya mendukung penuh segala upaya untuk mencari solusi terbaik demi terciptanya perdamaian. Nilai persatuan dan sportivitas dalam olahraga harus menjadi semangat bersama dalam membangun hubungan antarnegara,” ujar Marciano Norman.

Marciano juga menyampaikan apresiasi atas hubungan kerja sama yang selama ini terjalin antara Indonesia dan Kamboja, khususnya dalam pengembangan olahraga. Ia mengingat kembali kolaborasi yang sebelumnya terbangun antara Paspampres Republik Indonesia dengan pengamanan Perdana Menteri Kamboja, yang kini berkembang menjadi kerja sama di bidang olahraga.

Menurut Marciano, salah satu hasil nyata kolaborasi tersebut terlihat dari perkembangan tim voli BHQ Kamboja yang mendapat dukungan pelatihan dari Indonesia. Berkat kerja sama tersebut, tim voli BHQ berhasil mencatatkan prestasi dengan menjadi juara liga voli utama Kamboja selama dua musim berturut-turut.

“Saya bangga atlet-atlet BHQ pernah datang ke Indonesia untuk menjalani pelatihan voli. Hasilnya, mereka mampu meraih gelar juara dua kali di Kamboja. Kami berharap tahun ini dapat kembali mempertahankan prestasi tersebut,” katanya.

Kerja sama pengembangan tim voli BHQ bermula dari pertemuan Marciano Norman dengan Jenderal Hing Bun Hieng saat penyelenggaraan SEA Games 2023 di Kamboja. Setelah itu, Indonesia memberikan dukungan pelatihan yang melibatkan pelatih dan pemain asal Indonesia, termasuk kepala pelatih Indra Wahyudi Harahap bersama sejumlah atlet Indonesia yang memperkuat tim tersebut.

Jenderal Hing Bun Hieng menyambut baik hubungan yang terus berkembang antara Indonesia dan Kamboja. Ia menilai persahabatan kedua negara telah terjalin kuat sejak lama dan diharapkan terus berkembang melalui berbagai sektor kerja sama.

“Persahabatan Indonesia dan Kamboja sudah berlangsung lama. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi kedua negara,” ujar Hing Bun Hieng.

Sementara itu, Atase Pertahanan Indonesia untuk Kamboja, Kolonel TNI Agung Budi Asmara, menilai diplomasi olahraga yang dijalankan KONI Pusat memiliki nilai strategis dalam memperkuat hubungan bilateral. Menurutnya, kerja sama olahraga dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan kolaborasi yang lebih luas antara kedua negara.

“Kerja sama olahraga ini menjadi terobosan penting dalam mempererat hubungan Indonesia–Kamboja. Dengan komunikasi yang semakin kuat, peluang kerja sama di bidang lain juga akan semakin terbuka,” jelas Agung.

Diplomasi olahraga yang dijalankan KONI Pusat dinilai sejalan dengan arah kebijakan politik luar negeri Indonesia yang mengedepankan prinsip bebas aktif, sekaligus mendukung penguatan hubungan internasional melalui pendekatan nonformal berbasis olahraga, budaya, dan pertukaran sumber daya manusia.

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: https://klikjambinew.com/

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA