Jakarta, (KJ-News.com) – Mengonsumsi alpukat secara rutin diketahui memberikan manfaat positif bagi kesehatan jantung dan sistem kardiovaskular. Buah ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan kolesterol dan menurunkan risiko penyakit jantung serta stroke.
Pakar kesehatan jantung David Sabgir, M.D., menyebut alpukat sebagai salah satu buah unik yang mengandung lemak baik dalam jumlah signifikan. Lemak tak jenuh tunggal dalam alpukat terbukti membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sekaligus mendukung peningkatan kolesterol baik (HDL).
“Alpukat merupakan salah satu dari sedikit buah yang kaya lemak sehat. Lemak tak jenuh tunggal di dalamnya membantu menurunkan LDL dan mendukung HDL, yang sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung dan mencegah penyakit kardiovaskular,” ujar Sabgir, dikutip dari Eating Well, Kamis (22/1/2026).
Menariknya, Sabgir menambahkan bahwa konsumsi satu buah alpukat per minggu sudah cukup untuk memberikan dampak positif terhadap kadar kolesterol dalam darah.
Selain berpengaruh pada kolesterol, alpukat juga berperan dalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Buah ini bebas natrium, gula, dan kolesterol, serta mengandung hampir 20 jenis nutrisi penting, mulai dari vitamin, mineral, serat pangan, hingga fitonutrien.
Salah satu kandungan utama alpukat adalah kalium, mineral yang berfungsi menjaga kesehatan pembuluh darah dan mengontrol tekanan darah. Dalam satu porsi alpukat—sekitar sepertiga buah ukuran sedang—terkandung sekitar enam persen kebutuhan harian kalium.
“Pola makan yang kaya kalium dapat membantu menetralkan dampak buruk natrium terhadap tekanan darah, sehingga baik untuk kesehatan jantung,” jelas Sabgir.
Meski demikian, Sabgir menekankan bahwa alpukat tidak secara langsung meningkatkan skor kesehatan jantung secara keseluruhan. Ia merujuk pada studi tahun 2025 yang didanai Avocado Nutrition Center, yang menemukan bahwa konsumsi alpukat setiap hari dapat meningkatkan kualitas pola makan, memperbaiki kualitas tidur, serta menurunkan kadar LDL dan kolesterol total.
“Namun, alpukat tidak secara signifikan memengaruhi skor kesehatan jantung secara menyeluruh sebagaimana didefinisikan oleh American Heart Association,” ujarnya.
Kendati demikian, konsumsi alpukat tetap memberikan perbaikan pada sejumlah fungsi sistem kardiovaskular, termasuk pengendalian kolesterol dan gula darah. Dengan teksturnya yang lembut dan rasa netral, alpukat juga mudah diolah menjadi berbagai hidangan sehat.
“Alpukat bisa digunakan sebagai pengganti mentega atau minyak dalam kue, pengganti produk susu pada beberapa resep, ditambahkan ke roti gandum atau salad, hingga diolah menjadi smoothie,” saran Sabgir.
Reporter: Ridho Saputra
Editor: M. Akbar
Media: https://klikjambinew.com
Tidak ada komentar