KJ-News – Persik Kediri resmi memperkenalkan Adrian Luna sebagai pemain anyar untuk menghadapi paruh kedua Super League 2025/2026. Gelandang serang asal Uruguay tersebut didatangkan dengan status pinjaman dari klub Indian Super League, Kerala Blasters FC, hingga akhir musim.
Pemain berusia 33 tahun itu akan berseragam Persik Kediri hingga 30 Juni 2026, sekaligus menjadi tambahan amunisi penting bagi Macan Putih dalam persaingan ketat Liga Indonesia.
Adrian Luna mengaku antusias memulai petualangan barunya di Indonesia. Bermain di lingkungan, budaya, dan kompetisi yang berbeda disebutnya sebagai tantangan sekaligus pengalaman berharga.
“Ini akan menjadi pengalaman yang berbeda bagi saya. Berada di negara dan kultur yang berbeda adalah hal yang bagus. Saya senang berada di sini,” ujar Luna.
Selama tiga musim membela Kerala Blasters, Luna menjadi salah satu pilar utama tim. Ia mencatatkan 87 penampilan, mencetak 15 gol, serta menyumbang 27 assist, catatan yang menegaskan perannya sebagai motor serangan.
Sebelum berkarier di India, Luna juga memiliki pengalaman bermain di Australia bersama Melbourne City FC, bahkan turut mengantarkan klub tersebut meraih gelar juara A-League musim 2020/2021. Di Eropa, ia sempat memperkuat Espanyol, serta menjalani masa peminjaman di Gimnastic dan Sabadell.
Kini bersama Persik Kediri, Luna membawa misi jelas: memberikan kontribusi maksimal melalui pengalaman, kreativitas, dan produktivitas di lini tengah.
“Saya ingin membantu tim dengan pengalaman saya. Targetnya tentu memenangkan sebanyak mungkin pertandingan, mendapatkan menit bermain, mencetak gol, dan membuat assist,” katanya.
Luna juga menyadari ketatnya persaingan pemain asing di Liga Indonesia, terutama dengan regulasi jumlah pemain asing yang terbatas dalam starting eleven. Namun, hal tersebut justru menjadi motivasi baginya.
“Persaingan itu penting karena mendorong level semua pemain meningkat. Yang terpenting adalah semua fokus membantu tim ketika dibutuhkan,” ujar Luna.
Kehadiran Adrian Luna diyakini akan menambah kualitas lini tengah Persik Kediri. Sebagai gelandang serang, ia dikenal memiliki visi permainan tajam, distribusi bola akurat, serta kemampuan menjadi penghubung antar lini dalam membangun serangan.
Dengan pengalaman internasional yang dimilikinya, Luna diharapkan mampu menjadi pembeda bagi Persik Kediri dalam perburuan hasil positif pada putaran kedua Super League 2025/2026.
Editor: Redaksi KJN
Tidak ada komentar