KJ-News, Jakarta – Kabar membanggakan datang dari sektor jasa hulu minyak dan gas (migas) nasional. PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) kembali menorehkan prestasi internasional dengan menembus pasar global melalui kerja sama strategis bersama Petronas, perusahaan energi raksasa asal Malaysia.
Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah penting bagi Pertamina Drilling. Pasalnya, untuk pertama kalinya perusahaan berhasil masuk ke pasar non-captive atau di luar ekosistem Pertamina Group, sekaligus melakukan penetrasi ke segmen offshore (lepas pantai) di lingkungan operasi Petronas.
Kepercayaan tersebut diraih setelah Pertamina Drilling memenangkan tender umum internasional untuk penyediaan Hydrogen Sulfide (H₂S) Equipment Rental & Services, layanan berisiko tinggi yang menuntut standar keselamatan dan teknologi kelas dunia.
Proyek perdana ini langsung diterapkan pada sumur Barokah-01, aset milik Petronas Carigali Indonesia, yang dikelola oleh Konsorsium PC Ketapang II Ltd, PC North Madura II Ltd, dan Petronas North Ketapang SDN. BHD.—salah satu wilayah operasi offshore dengan tingkat kompleksitas tinggi.
Direktur Pemasaran dan Pengembangan Pertamina Drilling, Jufrihadi, menegaskan bahwa kemenangan tender ini menjadi bukti konkret daya saing perusahaan jasa migas Indonesia di kancah internasional.
“Keberhasilan memenangkan tender H₂S Equipment Rental & Services di Petronas merupakan pencapaian strategis bagi Pertamina Drilling. Ini membuktikan bahwa kapabilitas, teknologi, serta standar HSSE kami mampu bersaing di pasar global, khususnya untuk proyek offshore dengan tingkat risiko tinggi,” ujar Jufrihadi di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Ia menjelaskan, penanganan gas H₂S (Hydrogen Sulfide) merupakan salah satu pekerjaan paling krusial dalam industri migas. Gas ini dikenal sangat beracun dan berpotensi mematikan, sehingga keselamatan kerja dan prinsip zero accident menjadi prioritas mutlak dalam setiap operasi.
Kolaborasi dengan Petronas ini dinilai sebagai gerbang ekspansi internasional bagi Pertamina Drilling. Berbekal pengalaman operasional, teknologi mutakhir, serta penerapan standar keselamatan global, perusahaan optimistis dapat memperluas portofolio bisnis dan menjalin kerja sama dengan lebih banyak operator migas dunia.
Langkah ekspansi ini sekaligus mempertegas peran strategis BUMN energi Indonesia dalam mendukung ketahanan energi nasional, sekaligus membuktikan bahwa karya anak bangsa mampu bersaing dan dipercaya di level global.
Editor: Redaksi KJN
Tidak ada komentar