KJ-News.com, Jakarta – Inter Milan kembali menelan hasil pahit di Liga Champions musim 2025/2026. Bertanding di Stadion San Siro, Rabu (21/1/2026), Nerazzurri harus mengakui keunggulan Arsenal dengan skor 1-3. Meski kalah, satu nama yang tetap mencuri perhatian adalah Petar Sucic.
Gelandang muda Inter asal Kroasia itu menjadi satu-satunya titik terang dalam laga yang berjalan mengecewakan bagi tim tuan rumah. Sucic dipasang sejak menit awal oleh pelatih Cristian Chivu, sebagai respons atas absennya Hakan Calhanoglu. Keputusan itu sempat membuat suporter terkejut, apalagi Chivu juga mencadangkan Henrikh Mkhitaryan.
Namun, Sucic mampu membuktikan kualitasnya. Dalam penampilan starter kedua di Liga Champions, pemain berusia 22 tahun ini tampil dominan di lini tengah dan menjadi sumber energi bagi serangan Inter.
Gol Perdana Eropa untuk Sucic
Pada awal babak pertama, Sucic berhasil mencetak gol penyeimbang yang spektakuler. Tembakan kerasnya meluncur ke pojok atas gawang Arsenal dan menjadi gol perdana Sucic di kompetisi Eropa bersama Inter.
Selain gol, Sucic juga aktif menguasai bola dan beberapa kali mencoba membuka ruang serangan melalui kreativitasnya di tengah lapangan.
Kemenangan Arsenal dan Kelemahan Inter
Sayangnya, performa gemilang Sucic tidak mampu mengubah hasil akhir. Inter kalah 1-3 setelah Arsenal mampu memanfaatkan momen dan ketajaman di depan gawang.
Masalah utama Inter terlihat pada faktor stamina. Sucic sempat terlihat mulai kehabisan tenaga pada fase akhir pertandingan yang berjalan sangat intens.
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Inter, yang kini berada dalam posisi terjepit di klasemen Grup Liga Champions. Tim asuhan Chivu dipaksa berjuang hingga laga terakhir untuk menjaga peluang lolos.
Reporter: Ridho Saputra
Editor: M. Akbar
Media: KlikJambiNew.com
Tidak ada komentar