Malam Tahun Baru 2026 di Lokasi Bencana, Prabowo Janji Bangun Rumah Korban dan Tindak Tegas Perusak Lingkungan

waktu baca 2 menit
Kamis, 1 Jan 2026 12:18 39 Admin

 

KJN — Presiden Prabowo Subianto memilih menghabiskan malam pergantian Tahun Baru 2026 bersama warga terdampak bencana di Desa Batu Hula, Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Kamis (1/1/2026).

 

Dalam kunjungannya tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban bencana yang kehilangan anggota keluarga maupun harta benda. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan pascabencana, termasuk membangun kembali rumah-rumah warga yang rusak atau hilang.

 

“Kita sudah bertekad untuk segera membangun rumah-rumah bagi saudara-saudara kita yang terdampak. Rumah yang hilang dan rusak akan kita ganti dan kita bantu,” ujar Prabowo di hadapan warga.

 

Presiden menyampaikan optimismenya terhadap proses pemulihan yang tengah berlangsung, serta mengapresiasi kerja keras aparat dan petugas di lapangan. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Kementerian Pekerjaan Umum yang telah lebih dari satu bulan berada di lokasi bencana untuk membantu masyarakat.

 

Prabowo juga mengajak masyarakat untuk tetap tegar, optimistis, dan bangkit bersama menghadapi musibah yang terjadi. Menurutnya, solidaritas dan semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam proses pemulihan.

 

Selain itu, Presiden menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pihak-pihak yang melanggar aturan, khususnya perusahaan yang abai terhadap ketentuan lingkungan hidup.
“Kita akan bertindak tegas. Semua perusahaan atau pihak yang melanggar hukum dan undang-undang akan kita tertibkan. Jika perlu, izinnya kita cabut. Kepentingan negara dan keselamatan rakyat adalah yang utama,” tegasnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution.

 

Kehadiran Presiden di lokasi bencana pada malam pergantian tahun menjadi simbol kepedulian negara terhadap rakyatnya, sekaligus penegasan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan dan memastikan perlindungan bagi masyarakat terdampak bencana.

 

Editor: Redaksi KJN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA