Jakarta, KJ-News.com (19/02/2026) – Inter Milan harus menelan kekalahan 1-3 saat bertandang ke markas Bodo/Glimt pada leg pertama playoff 16 besar Liga Champions UEFA, hasil yang memaksa wakil Italia itu memburu kemenangan besar di pertemuan kedua.
Bermain di Aspmyra Stadium, Inter sebenarnya tampil agresif sejak awal laga dan berusaha mengendalikan permainan. Sejumlah peluang sempat tercipta, namun penyelesaian akhir belum mampu mengubah keadaan.
Tuan rumah justru tampil lebih efektif. Bodo/Glimt membuka keunggulan pada menit ke-21 melalui serangan cepat yang memanfaatkan kelengahan lini belakang Inter, membuat skor berubah menjadi 1-0.
Inter merespons dengan meningkatkan tekanan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-30 setelah memanfaatkan kemelut di kotak penalti, yang membawa skor kembali imbang 1-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Bodo/Glimt menunjukkan permainan yang lebih disiplin dan tajam dalam transisi. Mereka kembali unggul pada menit ke-61 lewat serangan terorganisasi dari sisi kiri yang gagal diantisipasi pertahanan Inter.
Hanya berselang tiga menit, tuan rumah memperlebar keunggulan menjadi 3-1 setelah lolos dari jebakan offside dan menuntaskan peluang di depan gawang. Gol cepat tersebut menjadi pukulan telak bagi Inter.
Di sisa pertandingan, Inter berusaha bangkit dan mendominasi penguasaan bola, namun rapatnya pertahanan Bodo/Glimt membuat tak ada gol tambahan tercipta hingga peluit akhir berbunyi.
Peluang Lolos Masih Terbuka
Kekalahan ini membuat Inter Milan harus menang dengan selisih minimal tiga gol pada leg kedua di kandang sendiri jika ingin memastikan tiket ke babak 16 besar. Sebaliknya, Bodo/Glimt hanya perlu menjaga agregat agar tidak kalah lebih dari dua gol untuk mencetak sejarah melaju ke fase berikutnya.
Hasil ini sekaligus menjadi peringatan bagi Inter bahwa efektivitas dan disiplin taktik menjadi kunci di kompetisi elite Eropa, di mana kesalahan kecil dapat berujung hukuman besar.
Reporter: Ridho Saputra
Editor: M. Akbar
Media: klikjambinew.com
Tidak ada komentar