Budaya Imlek China Digelar Perdana di Kantor Pusat ASEAN, Perkuat Pertukaran Budaya China–ASEAN

waktu baca 3 menit
Sabtu, 7 Feb 2026 07:06 233 Admin

Jakarta, KJ-News.com (07/02/2026) – Untuk pertama kalinya, kegiatan budaya Tahun Baru Imlek China digelar di kantor pusat ASEAN di Jakarta. Acara bertajuk “Menyambut Musim Semi dengan Kuda Perkasa, Keberkahan bagi ASEAN” tersebut menjadi bagian dari rangkaian Happy Chinese New Year 2026, sekaligus menandai babak baru pertukaran budaya antara China dan negara-negara ASEAN.

Karnaval budaya yang berlangsung pada Kamis (5/2) itu digelar menjelang perayaan Tahun Kuda Api dalam penanggalan lunar China, dan dihadiri pejabat tinggi ASEAN, perwakilan diplomatik, seniman, serta undangan dari berbagai negara mitra.

Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn dalam sambutannya menyampaikan bahwa Imlek telah berkembang menjadi perayaan global yang mencerminkan kedekatan emosional lintas bangsa, khususnya di kawasan ASEAN yang memiliki keragaman budaya dan etnis.

“ASEAN berkomitmen membangun komunitas yang bangga akan identitasnya, sekaligus melindungi, mewariskan, dan mengembangkan seni budaya sebagai bagian dari industri kreatif kawasan,” ujar Kao Kim Hourn.

Pertunjukan Seni dan Kolaborasi Budaya

Karnaval budaya ini menampilkan beragam pertunjukan seni tradisional China, mulai dari tarian klasik, opera Cai Diao, hingga musik tradisional menggunakan alat musik erhu dan suona. Kolaborasi lintas budaya turut ditampilkan melalui perpaduan alat musik etnik Guangxi, seperti maguhu dan bole, dengan gamelan Indonesia, yang membawakan lagu-lagu klasik China.

Selain pertunjukan seni, digelar pula Pameran Budaya Imlek China dan Pasar Budaya Tahun Baru Imlek di Kantor Pusat ASEAN. Para tamu diajak merasakan pengalaman imersif, mulai dari etiket jamuan “Teh untuk Dunia”, seni gunting kertas, kaligrafi, hingga teknologi terjemahan pintar dan realitas tertambah (AR) untuk mengenal warisan budaya China.

 

Foto: Para tamu foto bersama saat berlangsung kegiatan budaya Imlek China di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Kamis (5/2). (Xinhua)

Dorong Hubungan China–ASEAN

Duta Besar Republik Rakyat China untuk ASEAN Wang Qing menegaskan bahwa Imlek melambangkan kebersamaan, keharmonisan, dan kegembiraan, serta menjadi simbol eratnya hubungan masyarakat China dan ASEAN.

“Merayakan Tahun Baru Imlek bersama adalah contoh nyata kedekatan hati antara masyarakat China dan ASEAN, serta perpaduan peradaban yang harmonis,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Institut Studi Asia Tenggara Akademi Ilmu Sosial Guangxi Lei Xiaohua menilai kolaborasi budaya lintas generasi ini efektif dalam menumbuhkan kreativitas generasi muda ASEAN serta memperkuat pembelajaran dan pertukaran budaya.

Momentum Hubungan Diplomatik

Tahun 2026 menandai 35 tahun hubungan dialog China–ASEAN dan lima tahun kemitraan strategis komprehensif kedua pihak. Kegiatan budaya ini dinilai menjadi simbol nyata bahwa kemitraan China–ASEAN tidak hanya bertumpu pada kerja sama ekonomi dan politik, tetapi juga pada kedekatan budaya dan hubungan antarmasyarakat.

Acara tersebut dihadiri lebih dari 250 tamu, termasuk perwakilan dari 11 negara ASEAN, mitra eksternal seperti Rusia, Inggris, Australia, Korea Selatan, dan Brasil, serta media dan kalangan akademisi.

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: klikjambinew.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA