Dihantam Ombak Besar, Tim SAR Selamatkan Tiga ABK di Perairan Kuala Pangkal Duri Jambi

waktu baca 2 menit
Jumat, 9 Jan 2026 12:35 44 Admin

 

KJN, Jambi – Tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan tiga anak buah kapal (ABK) yang kapalnya tenggelam akibat dihantam ombak besar di perairan Kuala Pangkal Duri, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi, Kamis (8/1) dini hari.

 

Tim SAR gabungan tersebut terdiri atas Unit Siaga SAR Tungkal, Polairud, TNI Angkatan Laut, serta Palang Merah Indonesia (PMI). Ketiga korban ditemukan dalam kondisi bertahan di atas badan kapal yang tenggelam dengan perlengkapan seadanya.

 

Kepala Kantor SAR Jambi Adah Sudarsa mengatakan, peristiwa kecelakaan laut itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Namun, laporan baru diterima pihak SAR dari keluarga korban pada pukul 08.00 WIB.

 

“Setelah menerima informasi, tim SAR gabungan langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan evakuasi,” kata Adah Sudarsa di Jambi, Kamis.

 

Berdasarkan kronologi kejadian, kapal bermuatan barang dengan rute Kepulauan Lingga menuju Kuala Pangkal Duri dihantam gelombang tinggi saat melintas di perairan setempat. Gelombang laut diperkirakan mencapai dua hingga dua setengah meter, menyebabkan kapal terbalik dan tenggelam.

 

Tiga ABK yang menjadi korban masing-masing bernama Andu (61), Pendi (38), dan Along (37).

 

“Ketiganya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi menggunakan kapal RIB 01 milik Basarnas,” ujarnya.

 

Setelah dievakuasi, para korban segera dibawa ke rumah sakit di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

 

Terkait kondisi cuaca dan perairan yang masih berpotensi berbahaya, Basarnas Jambi mengimbau seluruh nelayan dan pelaku pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan.

 

“Kami mengingatkan nelayan agar selalu melengkapi peralatan keselamatan, memantau prakiraan cuaca, serta memastikan kondisi kapal laik laut sebelum berlayar,” kata Adah Sudarsa.

 

Ia juga mengimbau masyarakat segera melaporkan kejadian darurat, kecelakaan kapal, atau kondisi yang membahayakan keselamatan manusia dengan menghubungi Basarnas melalui nomor darurat 115.

 

 

Editor: Redaksi KJN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA