Warga Desa Sungai Gelam Muaro Jambi Keluhkan Minim Lampu Jalan, JUT, dan Alat Pertanian

waktu baca 2 menit
Kamis, 15 Jan 2026 11:55 174 Admin

 

KJN, Jambi – Warga Desa Sungai Gelam, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, mengeluhkan minimnya fasilitas infrastruktur dasar, khususnya lampu penerangan jalan, jalan usaha tani (JUT), serta bantuan alat pertanian.

 

Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Desa Sungai Gelam, Datuk Agustiar, yang menyebut hingga kini sejumlah kawasan permukiman padat penduduk di desanya belum memiliki penerangan jalan yang memadai.

 

Menurutnya, Desa Sungai Gelam terdiri atas enam dusun, yakni Dusun Kubang Gajah, Plajo, Proyek, Petaling, Air Merah, dan Pompa Air. Namun, sebagian besar wilayah tersebut masih minim lampu jalan, sehingga menyulitkan aktivitas warga, terutama pada malam hari.

 

“Lampu penerangan jalan di desa kami sangat kurang dan ini sudah lama dikeluhkan masyarakat. Kondisi ini cukup mengganggu aktivitas dan keamanan warga,” ujar Datuk Agustiar, Kamis (15/1/2026).

 

Selain penerangan jalan, Datuk Agustiar juga menyoroti minimnya pembangunan jalan usaha tani menuju lahan pertanian dan perkebunan milik warga. Kondisi tersebut dinilai menghambat aktivitas kelompok tani dalam mengelola lahan dan mengangkut hasil panen.

 

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi bersama DPRD setempat dapat memprioritaskan pembangunan JUT baru di sejumlah dusun pada tahun anggaran 2026, mengingat sektor pertanian menjadi tulang punggung perekonomian warga.

 

“Kebutuhan JUT ini sangat mendesak karena mayoritas warga kami adalah petani sawit, karet, sayuran, dan palawija. Jalan tani sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan dan aktivitas ekonomi masyarakat,” jelasnya.

 

Datuk Agustiar juga menyampaikan permintaan bantuan alat pertanian, khususnya alat pencacah jagung serta akses pupuk dengan harga terjangkau bagi kelompok tani. Permintaan tersebut telah disampaikan kepada Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi serta anggota dewan dari daerah pemilihan Kecamatan Sungai Gelam.

 

Tak hanya itu, pihak pemerintah desa juga terus berupaya menyampaikan aspirasi warga kepada Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, agar memberikan perhatian terhadap kebutuhan petani dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan desa.

 

“Insya Allah, tahun ini petani jagung di Desa Sungai Gelam akan segera panen, diperkirakan Februari 2026. Hasilnya bisa mencapai sekitar 6 hingga 7 ton per hektare,” ungkap Datuk Agustiar optimistis.

 

 

Editor: Redaksi KJN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA