Presiden Prabowo Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Kemandirian Bangsa Hadapi Geopolitik Global

waktu baca 2 menit
Jumat, 16 Jan 2026 11:26 126 Admin

KJ-News, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk memperkuat perannya dalam membangun kemandirian bangsa, khususnya di tengah dinamika dan pergeseran geopolitik global yang kian kompleks.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, yang menyebut Presiden Prabowo menilai perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam memperkuat daya tahan nasional melalui pengembangan sumber daya manusia unggul serta penguasaan sains dan teknologi.

Menurut Brian, Presiden Prabowo menekankan bahwa perubahan geopolitik dunia yang signifikan menuntut setiap negara mampu berdiri mandiri dan memiliki ketahanan nasional yang kuat.

“Bapak Presiden menekankan bahwa saat ini terjadi pergeseran geopolitik global yang cukup besar. Karena itu, setiap negara dituntut untuk memiliki kemandirian dan daya bertahan yang kokoh,” ujar Brian, Jumat (16/1/2026).

Selain itu, Presiden Prabowo juga menaruh harapan besar agar perguruan tinggi menjadi motor penggerak utama dalam penguasaan dan pengembangan sains serta teknologi nasional.

“Perguruan tinggi diharapkan menjadi lokomotif pengembangan sains dan teknologi untuk mendukung kemajuan bangsa,” jelas Brian.

Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya peran kampus dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat global. Menurutnya, perguruan tinggi harus berperan aktif dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing.

“Bapak Presiden berharap perguruan tinggi benar-benar memainkan peran signifikan dalam melahirkan SDM unggul bagi Indonesia,” tambah Brian.

Tak hanya menyoroti tantangan global, Presiden Prabowo juga menyinggung persoalan internal bangsa, seperti praktik korupsi dan kebocoran keuangan negara. Ia menilai, pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai integritas, etika, dan nasionalisme kepada generasi penerus bangsa.

“Perguruan tinggi harus mampu mencetak SDM yang tidak hanya unggul secara kapasitas dan kapabilitas, tetapi juga memiliki integritas moral dan rasa nasionalisme yang kuat,” tegas Brian.

Melalui arahan tersebut, Presiden Prabowo mengajak seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk melakukan refleksi dan memperkuat kontribusinya dalam pembangunan nasional. Penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, serta pembentukan karakter dinilai menjadi fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaya saing global.

 

Editor: Redaksi KJN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA