Perry Warjiyo Kukuhkan Tedy Arif Budiman sebagai Kepala Perwakilan BI Jambi

waktu baca 3 menit
Senin, 26 Jan 2026 11:29 123 Admin

Jambi, (KJ-News.com) – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo secara resmi mengukuhkan Tedy Arif Budiman sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, dalam acara yang berlangsung khidmat di Swiss-Belhotel Jambi, Senin (26/1/2026). Prosesi pengukuhan tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris.

Pengukuhan ini menandai pergantian kepemimpinan BI Jambi dari Warsono, yang mendapatkan promosi jabatan sebagai Kepala Wilayah Bank Indonesia Papua, membawahi sejumlah provinsi di kawasan timur Indonesia.

Dalam sambutannya, Perry Warjiyo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas sinergi yang telah terjalin kuat bersama BI Perwakilan Jambi. Ia menyebut promosi Warsono sebagai bentuk kepercayaan institusi terhadap kinerja dan kapasitas kepemimpinan yang ditempa selama bertugas di Jambi.

“Pak Warsono kami promosikan. Terima kasih Pak Gubernur Al Haris yang telah ikut mendidik anak kami menjadi pemimpin BI yang sukses. Setelah ditempa di Jambi, kini kami beri tantangan di Jayapura. Insyaallah sukses dan terus berprestasi,” ujar Perry Warjiyo.

Perry juga menitipkan kepemimpinan BI Jambi kepada Tedy Arif Budiman yang dinilai memiliki pengalaman panjang, baik di kantor pusat maupun di berbagai daerah.

“Beliau sudah kami siapkan dan kami kembalikan ke daerah untuk kembali digembleng. Insyaallah akan melanjutkan dan memperkuat kinerja BI Jambi,” katanya.

Dalam suasana akrab yang diselingi pantun khas Melayu, Perry Warjiyo menegaskan bahwa Bank Indonesia merupakan mitra strategis pemerintah daerah. Ia memaparkan lima fokus utama BI di Provinsi Jambi, yakni menjaga ketersediaan uang layak edar hingga pelosok, pengendalian inflasi dan stabilitas harga, mendorong pertumbuhan ekonomi melalui hilirisasi komoditas unggulan seperti sawit dan karet, penguatan UMKM dan ekonomi syariah, serta percepatan digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS dan elektronifikasi transaksi keuangan daerah.

Perry juga menyoroti keberhasilan UMKM Jambi yang telah menembus pasar internasional. Ia mengaku kerap mengenakan produk wastra Jambi dalam berbagai forum global di Korea Selatan, Jepang, hingga Eropa.

“UMKM Jambi tidak hanya go nasional, tapi sudah go global. Ini harus terus kita dorong bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi atas peran aktif Bank Indonesia yang dinilai tidak hanya fokus pada kebijakan moneter, tetapi juga hadir langsung membina ekonomi masyarakat.

“Hari ini BI tidak hanya bicara soal moneter, tapi sudah menyentuh langsung rakyat. Membina UMKM, home industry, membantu petani dan pelaku usaha. Ini luar biasa,” ujar Al Haris.

Al Haris juga memaparkan kondisi ekonomi Jambi yang relatif stabil di tengah tantangan global, dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 4,55 persen, daya beli masyarakat terjaga, angka pengangguran dan kemiskinan menurun, serta gini ratio yang terus membaik.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi bersama Bank Indonesia untuk terus mengendalikan inflasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), termasuk menghadirkan toko inflasi di sejumlah pasar guna menjaga stabilitas harga bahan pokok.

“Kami dan BI punya tugas yang sama sebagai anak bangsa, mengawal ekonomi agar terus tumbuh dan masyarakat makin sejahtera,” pungkas Al Haris.

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: klikjambinew.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA