Juni 2026 Mulai Uji Coba, Pembangunan Jaringan Gas Rumah Tangga di Kota Jambi Capai 70 Persen

waktu baca 2 menit
Rabu, 28 Jan 2026 16:54 127 Admin

Jambi, (KJ-News.com) – Pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga baru di Kota Jambi menunjukkan progres signifikan. Hingga akhir Januari 2026, realisasi fisik proyek tersebut telah mencapai 70 persen dan ditargetkan memasuki tahap uji coba atau komisioning pada Juni 2026.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kota Jambi, Hendra Saputra, mengatakan seluruh pekerjaan konstruksi berjalan sesuai jadwal dan optimistis rampung tepat waktu.

“Saat ini progres konstruksi sudah sekitar 70 persen. Jika tidak ada kendala berarti, Juni nanti sudah masuk tahap komisioning atau uji coba sebelum gas bumi dialirkan langsung ke rumah tangga warga,” ujar Hendra, Selasa (28/1/2026).

Menurutnya, program jargas ini diharapkan mampu memberikan alternatif energi yang lebih hemat, aman, dan ramah lingkungan bagi masyarakat, sekaligus mengurangi ketergantungan pada gas elpiji bersubsidi.

Pada tahun 2026, pembangunan jaringan gas rumah tangga di Kota Jambi mencakup 13.325 sambungan rumah (SR). Jumlah tersebut merupakan bagian dari alokasi nasional yang ditetapkan pemerintah pusat.

Namun demikian, antusiasme masyarakat tercatat jauh melampaui kuota sambungan yang tersedia.

“Saat pendataan, jumlah calon pelanggan memang lebih banyak dari realisasi pembangunan tahun ini. Itu hal yang wajar karena program jargas harus dibagi ke banyak daerah di Indonesia,” jelas Hendra.

Secara nasional, Kota Jambi bahkan tercatat sebagai daerah dengan jumlah sambungan jargas terbesar kedua di Indonesia. Realisasi pembangunan sambungan rumah ini juga melampaui alokasi awal yang sebelumnya hanya sekitar 6.000 sambungan.

“Awalnya alokasi hanya sekitar 6 ribu sambungan, namun realisasinya bisa lebih dari dua kali lipat. Ini menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap Kota Jambi cukup besar,” ungkapnya.

Melihat tingginya kebutuhan masyarakat, Pemerintah Kota Jambi telah mengajukan penambahan alokasi sambungan jargas ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota sudah langsung ke Kementerian ESDM untuk meminta tambahan alokasi hingga 50 ribu sambungan rumah. Kita berharap ini bisa terealisasi,” ujarnya.

Permohonan tersebut dinilai realistis, mengingat pemerintah pusat menargetkan pembangunan 1 juta sambungan jargas secara nasional. Daerah yang telah memiliki jaringan eksisting dan berstatus sebagai wilayah penghasil gas, seperti Kota Jambi, menjadi prioritas.

Selain itu, tingginya minat masyarakat juga tercermin dari tingkat kepatuhan pembayaran yang sangat baik.

“Tingkat tunggakan pembayaran jargas di Kota Jambi hanya sekitar 4 persen. Angka ini tergolong sangat rendah dibandingkan daerah lain,” pungkas Hendra.

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: klikjambinew.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA