KJ-News , Jakarta – Nama Rizki Juniansyah kian bersinar, tak hanya di arena olahraga dunia, tetapi juga di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Atlet angkat besi kebanggaan Indonesia ini mencatatkan perjalanan karier luar biasa, dari peraih emas Olimpiade hingga resmi menyandang pangkat Kapten TNI.
Popularitas Rizki melejit setelah sukses mempersembahkan medali emas Olimpiade Paris 2024, sekaligus menjadikannya lifter Indonesia pertama yang meraih emas Olimpiade. Prestasi tersebut semakin istimewa karena diraih pada debut pertamanya di ajang olahraga terbesar dunia itu.
Tak berhenti sampai di situ, keberhasilan di Olimpiade menjadi pintu pembuka bagi catatan emas lainnya dalam karier Rizki, baik sebagai atlet nasional maupun sebagai perwira TNI.
Lahir dari Keluarga Angkat Besi
Rizki Juniansyah lahir di Serang, Banten, pada 17 Juni 2003. Darah atlet mengalir kuat dalam dirinya. Kedua orang tuanya, Yasin dan Yeni Rohaeni, merupakan mantan atlet angkat besi. Bahkan, sang ayah tercatat sebagai peraih medali perunggu SEA Games 1985 dan 1987.
Sejak usia dini, Rizki sudah akrab dengan barbel dan latihan keras. Ia juga mendapat bimbingan dari lifter senior Triyatno, yang merupakan kakak iparnya. Triyatno sendiri merupakan peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 dan perak Olimpiade London 2012.
Deretan Prestasi dari Nasional hingga Dunia
Karier Rizki mulai mencuri perhatian sejak remaja. Ia meraih medali emas Kejuaraan Nasional berturut-turut pada 2017 dan 2018, lalu menjuarai PON Remaja 2018, Pekan Olahraga Provinsi 2018, serta PON 2021.
Di level internasional, Rizki tampil gemilang pada Junior World Weightlifting Championships 2021 di Uzbekistan dan 2022 di Yunani dengan meraih medali emas kelas 73 kilogram.
Meski sempat absen akibat operasi usus buntu usai SEA Games 2023, Rizki bangkit dengan performa luar biasa. Ia meraih emas Piala Dunia IWF 2024 dan mengunci tiket Olimpiade Paris 2024. Di Paris, Rizki tampil dominan dengan merebut emas serta memecahkan rekor Olimpiade angkatan Clean & Jerk 199 kilogram.
Prestasi berlanjut pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF 2025 di Norwegia. Rizki meraih dua emas dan memecahkan rekor dunia Clean & Jerk dengan angkatan 204 kilogram. Pada SEA Games 2025 Thailand, ia kembali mencetak sejarah dengan emas kelas 79 kilogram serta rekor dunia Clean & Jerk 205 kilogram dan total angkatan 365 kilogram.

Naik Pangkat Jadi Kapten dan Pindah Matra TNI
Di luar arena olahraga, Rizki Juniansyah juga berstatus sebagai perwira TNI. Ia dilantik sebagai perwira TNI Angkatan Laut pada November 2025 dengan pangkat Letnan Dua melalui jalur keahlian khusus.
Atas prestasi gemilang di SEA Games 2025 dan rekor dunia yang ditorehkan, Rizki menerima Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dua tingkat sekaligus, dari Letnan Dua menjadi Kapten. Kenaikan pangkat tersebut diumumkan saat penyerahan bonus atlet di Istana Negara, Jakarta, pada 8 Januari 2026.
Tak hanya naik pangkat, Rizki Juniansyah juga resmi dipindahkan dari TNI Angkatan Laut ke TNI Angkatan Darat, menambah babak baru dalam perjalanan kariernya sebagai atlet sekaligus prajurit negara.
Kisah Rizki Juniansyah menjadi inspirasi kuat bagi generasi muda Indonesia, bahwa disiplin, kerja keras, dan konsistensi mampu mengantarkan seseorang meraih prestasi tertinggi, baik di panggung dunia maupun dalam pengabdian kepada negara.
Editor: Redaksi KJN
Tidak ada komentar