Taylor Swift Jadi Musisi Perempuan Termuda yang Masuk Songwriters Hall of Fame

waktu baca 3 menit
Jumat, 23 Jan 2026 12:40 146 Admin

KJ-News.com, Jakarta – Bintang pop global Taylor Swift kembali menorehkan sejarah di industri musik dunia. Penyanyi dan penulis lagu asal Amerika Serikat itu resmi menjadi musisi perempuan termuda yang dilantik ke dalam Songwriters Hall of Fame (SHOF).

Mengutip laporan NME, Kamis (22/1/2026) waktu setempat, Swift yang kini berusia 36 tahun memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Carole Bayer Sager, yang berusia 43 tahun saat dilantik pada 1987.

Pelantun lagu “Cruel Summer” tersebut dijadwalkan menerima penghargaan bergengsi itu dalam upacara pelantikan Songwriters Hall of Fame yang akan digelar di Marriott Marquis Hotel, New York City, pada 11 Juni 2026.

Pada angkatan tahun ini, Taylor Swift bergabung bersama delapan penulis lagu ternama lainnya, yakni Walter Afanasieff, Terry Britten, Graham Lyle, Paul Stanley dan Gene Simmons dari KISS, Kenny Loggins, Alanis Morissette, serta Christopher “Tricky” Stewart.

Songwriters Hall of Fame mencatat kontribusi Swift melalui deretan karya ikoniknya seperti “All Too Well (10 Minute Version) (Taylor’s Version)”, “Blank Space”, “Anti-Hero”, “Love Story”, dan “The Last Great American Dynasty”. Karier Swift sebagai penulis lagu dimulai sejak perilisan single debut “Tim McGraw” pada 2006, yang masuk dalam album studio perdananya bertajuk Taylor Swift.

Selain menjadi musisi perempuan termuda, Swift juga tercatat sebagai penulis lagu termuda kedua sepanjang sejarah SHOF, setelah Stevie Wonder, yang dilantik pada usia 33 tahun pada 1983.

Didirikan pada 1969, Songwriters Hall of Fame merupakan lembaga prestisius yang memberikan penghargaan kepada para penulis lagu dengan karya-karya paling berpengaruh dalam sejarah musik populer dunia. Sesuai ketentuan, seorang penulis lagu baru memenuhi syarat pelantikan 20 tahun setelah perilisan komersial lagu pertamanya.

Ketua SHOF Nile Rodgers dalam pernyataannya menyebut bahwa industri musik berdiri di atas kreativitas para penulis lagu yang melahirkan karya abadi lintas generasi.

“Tanpa seni mereka, tidak akan ada rekaman, konser, atau pengalaman musik yang menyatukan penggemar. Segalanya berawal dari lagu dan penciptanya,” ujar Rodgers.

Ia menambahkan, para penulis lagu yang dilantik tahun ini telah memberikan dampak besar bagi miliaran pendengar di seluruh dunia serta melampaui batas genre musik.

Dalam beberapa tahun terakhir, SHOF juga melantik nama-nama besar seperti Donna Summer, Michael Stipe (R.E.M.), Jeff Lynne, Mariah Carey, Pharrell Williams, hingga Yusuf/Cat Stevens.

Prestasi Swift terus berlanjut. Album terbarunya, “The Life Of A Showgirl” (2025), mencatat sejarah sebagai album pertama yang melampaui lima juta pre-save di Spotify, sekaligus mengantarkannya meraih rekor 15 album nomor satu di Amerika Serikat.

Pada 2024, Taylor Swift juga menjadi artis pertama dalam sejarah Grammy Awards yang memenangkan Album of the Year sebanyak empat kali, setelah kembali meraih penghargaan tersebut lewat album Midnights.

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: KlikJambiNew.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA