Partai Gema Bangsa Resmi Deklarasi, Siap Jadi Kekuatan Politik Baru Nasional

waktu baca 2 menit
Sabtu, 17 Jan 2026 10:03 175 Admin

KJ-News, Jakarta – Partai Gema Bangsa secara resmi mendeklarasikan diri sebagai kekuatan politik baru nasional yang mengusung nilai integritas, keadilan sosial, dan kemajuan bangsa, sekaligus menyatakan kesiapan berkiprah dalam dinamika politik Indonesia.

Ketua Panitia Deklarasi Partai Gema Bangsa Joko Nugroho mengatakan deklarasi ini menandai lahirnya Gerakan Mandiri Bangsa, sebuah gerakan politik yang bertujuan mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaulat dalam pengambilan keputusan politik, ekonomi, serta arah pembangunan nasional.

“Deklarasi ini menjadi tonggak Gerakan Mandiri Bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat dalam menentukan masa depannya sendiri,” kata Joko dalam konferensi pers pradeklarasi di Jakarta, Jumat.

Deklarasi resmi Partai Gema Bangsa dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Sabtu (17/1). Momentum tersebut sekaligus menandai satu tahun perjalanan partai sejak pertama kali diluncurkan pada 17 Januari 2025.

Selama setahun, Partai Gema Bangsa mengklaim telah menuntaskan pembentukan struktur organisasi secara nasional, dengan terbentuknya 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) tingkat provinsi dan 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Partai Gema Bangsa menetapkan tiga visi utama sebagai arah perjuangan politik, yakni Indonesia Mandiri, Desentralisasi Politik, dan Indonesia Reborn.

Visi Indonesia Mandiri dimaknai sebagai upaya membangun bangsa yang tidak bergantung pada kekuatan asing, mampu mengelola sumber daya sendiri, serta menempatkan kepentingan rakyat sebagai pusat kebijakan negara.

“Kemandirian mencakup kemandirian ekonomi dan politik, di mana petani, nelayan, dan pelaku UMKM berdaulat atas sumber penghidupan dan pasar, serta kebijakan nasional berpihak pada rakyat,” ujar Joko.

Sementara itu, visi Desentralisasi Politik menekankan pentingnya membangun demokrasi yang tumbuh dari daerah secara egaliter dan inklusif. Partai Gema Bangsa menilai demokrasi yang kuat tidak dapat dibangun secara sentralistik dan elitis, melainkan dengan memberikan kewenangan politik yang lebih besar kepada pimpinan partai di daerah.

Adapun visi Indonesia Reborn dimaknai sebagai upaya pembaruan tata kelola politik dan pembangunan nasional. Partai Gema Bangsa menilai Indonesia perlu meninggalkan pola lama yang tidak relevan, membangun politik yang bermoral, kekuasaan yang melayani, serta memberi ruang lebih luas bagi generasi muda sebagai motor perubahan.

Deklarasi tersebut dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Pusat, perwakilan 38 DPW dan 514 DPD, serta tamu undangan dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat negara, tokoh publik, pimpinan partai politik, akademisi, mahasiswa, hingga perwakilan petani, nelayan, dan buruh.

Melalui deklarasi ini, Partai Gema Bangsa menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam penguatan demokrasi serta kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

 

 

Editor: Redaksi KJN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA