Prabowo Subianto Pamit dari PB IPSI Usai 34 Tahun Mengabdi, Munas XVI Dorong Pencak Silat Menuju Olimpiade

waktu baca 2 menit
Sabtu, 11 Apr 2026 22:39 23 Admin

Jakarta, (KJ-News.com) – Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) XVI di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (11/4), dengan agenda utama pemilihan Ketua Umum masa bakti 2026–2030. Dalam momentum tersebut, Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto secara resmi menyatakan pamit setelah 34 tahun mengabdi untuk pencak silat Indonesia.

Mengusung tema “Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade”, Munas XVI menjadi titik penting dalam menentukan arah pembinaan dan pengembangan pencak silat ke depan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam sambutannya, Prabowo mengungkapkan rasa haru dan bangganya atas perjalanan panjang bersama IPSI. Ia menilai pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi juga bagian dari jati diri bangsa Indonesia.

“Hari ini adalah momen yang penuh kebahagiaan dan kehormatan bagi saya. Saya telah mengabdi selama 34 tahun di pencak silat,” ujar Prabowo.

Ia juga menyampaikan keputusan untuk tidak melanjutkan kepemimpinan di PB IPSI, seiring dengan tanggung jawab kebangsaan yang kini diembannya.

“Saya mohon izin untuk tidak melanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI, karena saya memiliki tugas negara yang menyita waktu dan perhatian,” tegasnya.

Meski demikian, Prabowo memastikan akan tetap mendukung perkembangan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa. Ia menekankan pentingnya menjaga, melestarikan, dan membina pencak silat agar semakin dikenal dunia.

“Pencak silat adalah bagian dari budaya dan karakter bangsa. Kita harus menjaganya. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati budayanya sendiri,” tambahnya.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi atas dedikasi Prabowo dalam memajukan pencak silat nasional hingga meraih berbagai prestasi di tingkat dunia.

“Kehadiran Bapak Prabowo sebagai pemimpin telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan pencak silat Indonesia. Ini menjadi catatan sejarah penting bagi dunia olahraga nasional,” ujarnya.

Marciano juga menegaskan komitmen KONI dalam mendukung cita-cita besar menjadikan pencak silat sebagai cabang olahraga Olimpiade melalui penguatan pembinaan dan diplomasi internasional.

Sejumlah prestasi membanggakan turut mengiringi perjalanan pencak silat Indonesia, di antaranya menjadi juara umum SEA Games Thailand 2025 dengan raihan 4 emas, 1 perak, dan 7 perunggu, serta juara umum World Pencak Silat Championship 2024 di Abu Dhabi dengan 11 emas, 7 perak, dan 5 perunggu.

Selain itu, dominasi juga ditunjukkan pada ajang Junior World Championship 2024 dengan 11 medali emas, serta keberhasilan menjadi juara umum World Championship 2022 di Melaka, Malaysia.

Melalui Munas XVI ini, diharapkan kepemimpinan baru PB IPSI mampu melanjutkan tongkat estafet pembinaan, memperkuat prestasi, serta mewujudkan visi besar membawa pencak silat tampil di panggung Olimpiade dunia.

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: https://klikjambinew.com/

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA