Bukan Asal Makan, Ini Waktu Terbaik Konsumsi Telur untuk Tambah Berat Badan dan Massa Otot

waktu baca 3 menit
Jumat, 2 Jan 2026 12:10 143 Admin

 

KJN, Jakarta – Telur dikenal sebagai salah satu sumber protein hewani yang terjangkau dan kaya nutrisi. Kandungan proteinnya berperan penting dalam memenuhi kebutuhan gizi harian, menjaga berat badan, hingga membantu pembentukan massa otot. Namun, tak hanya jumlah, waktu konsumsi telur juga berpengaruh terhadap hasil yang didapat tubuh.

 

Lantas, kapan waktu terbaik mengonsumsi telur untuk menaikkan berat badan, menurunkan lemak, hingga membangun otot?

 

Pagi Hari, Waktu Ideal Penuhi Asupan Protein

 

Protein merupakan nutrisi esensial yang menyediakan asam amino bagi tubuh. Kebutuhan protein setiap orang berbeda, tergantung usia, berat badan, tingkat aktivitas, dan tujuan kesehatan. Namun secara umum, orang dewasa dianjurkan mengonsumsi sekitar 46–56 gram protein per hari.

 

Satu butir telur rebus berukuran besar mengandung sekitar 6,3 gram protein, atau setara 13% dari angka kecukupan gizi harian. Mengonsumsi telur di pagi hari dinilai paling efektif untuk memaksimalkan manfaat protein.

 

Beberapa alasannya antara lain:

Memberi energi lebih tahan lama, karena tubuh mengisi kembali nutrisi yang digunakan selama tidur.

 

Membuat kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol nafsu makan hingga siang hari.

 

Mendukung distribusi asupan protein harian sejak awal aktivitas.

 

Selain itu, telur rebus lebih mudah dicerna karena proses pemanasan membantu penyerapan protein, terutama bagi kelompok usia lanjut.

 

Telur untuk Turunkan Berat Badan

Meski identik dengan penambah berat badan, telur justru kerap direkomendasikan dalam program diet. Dengan kandungan sekitar 70 kalori per butir, telur tinggi protein namun relatif rendah kalori.

 

Sejumlah penelitian menunjukkan, konsumsi telur sebagai menu sarapan dapat:

Menekan rasa lapar dan keinginan makan berlebih,

Membantu mengurangi total asupan kalori harian,

Menjaga kestabilan gula darah karena indeks glikemiknya rendah.

Bagi yang fokus menurunkan berat badan, putih telur bisa menjadi alternatif karena lebih rendah kalori namun tetap tinggi protein.

Sore hingga Usai Olahraga untuk Bangun Otot

Bagi yang menargetkan peningkatan massa otot, telur juga sebaiknya dikonsumsi pada sore hari atau setelah berolahraga. Pada fase ini, tubuh berada dalam kondisi optimal untuk menyerap protein.

 

Manfaatnya meliputi:

Mendukung sintesis protein otot, proses utama pembentukan jaringan otot,

 

Mempercepat pemulihan glikogen, sumber energi bagi otot,

 

Menunjang produksi hormon pembentuk otot, berkat kandungan lemak sehat dalam kuning telur.

 

Penelitian menunjukkan, telur utuh lebih efektif dibanding putih telur saja dalam mendukung pertumbuhan otot.

 

Kandungan Gizi Telur

Satu butir telur utuh berukuran besar mengandung sekitar:

Kalori: 72

Lemak: 5 gram

Protein: 6 gram

Kalsium: 24 mg

Zat besi: 0,8 mg

Kalium: 66 mg

Natrium: 65 mg

 

Tips Aman dan Sehat Konsumsi Telur

Batasi konsumsi telur 1–2 butir per hari untuk menjaga kesehatan jantung.

 

Simpan telur di lemari es dan pastikan matang sempurna sebelum dikonsumsi.

 

Kombinasikan telur dengan biji-bijian utuh, buah, dan lemak sehat agar menu lebih seimbang.

 

Dengan pengaturan waktu dan porsi yang tepat, telur bukan sekadar lauk sederhana, melainkan strategi nutrisi efektif untuk menjaga berat badan dan membangun massa otot secara optimal.

 

Editor: Redaksi KJN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA