Anggota DPRD Merangin Muhammad Yani Meninggal Dunia Usai Kecelakaan dengan Truk Batu Bara di Sarolangun

waktu baca 2 menit
Jumat, 16 Jan 2026 21:23 205 Admin

KJ-News, Jambi – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Merangin. Muhammad Yani, anggota DPRD Merangin dari Partai NasDem, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk angkutan batu bara di wilayah Kabupaten Sarolangun, Kamis malam, 15 Januari 2026.

Muhammad Yani mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 23.40 WIB di Rumah Sakit Golden Medika Sarolangun, setelah sempat mendapatkan penanganan medis intensif. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, serta masyarakat Merangin.

Almarhum dikenal sebagai salah satu putra terbaik Merangin yang aktif berkiprah di dunia politik dan organisasi kemasyarakatan. Ia merupakan kader senior Partai NasDem yang telah lama membesarkan partai tersebut di Merangin. Bahkan, Yani pernah dipercaya menjabat sebagai Ketua DPD Partai NasDem Merangin.

Di bawah kepemimpinannya, Partai NasDem Merangin mencatatkan peningkatan perolehan kursi DPRD pada Pemilu 2024, menandai kebangkitan partai di daerah tersebut.

Selain aktif di politik, almarhum juga menjabat sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Merangin, menunjukkan konsistensinya dalam membangun jejaring kepemudaan, sosial, dan politik di daerah.

Selama duduk sebagai anggota DPRD Merangin, Yani dikenal sebagai legislator yang vokal, kritis, dan berani menyuarakan aspirasi masyarakat. Ia kerap menyoroti kebijakan publik yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat, baik melalui rapat resmi dewan maupun pernyataan kepada media.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi di ruas jalan sebelum Gapura Kota Sarolangun. Kendaraan yang ditumpangi almarhum diduga terlibat kecelakaan dengan mobil angkutan batu bara. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Sarolangun belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap dan penyebab kecelakaan tersebut.

Jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan di Desa Rantau Alai, Kecamatan Batang Masumai, yang merupakan tanah kelahirannya. Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari partai politik, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat luas.

Menanggapi peristiwa ini, Ketua DPD LPKNI Merangin, H. Sukarlan, mendesak Pemerintah Provinsi Jambi dan Polda Jambi untuk mengambil langkah tegas dengan melarang truk angkutan batu bara melintas di jalan umum.

“Sudah terlalu banyak korban. Kami meminta Gubernur Jambi dan Kapolda Jambi bertindak tegas menghentikan angkutan batu bara di jalan umum sebelum jatuh korban berikutnya,” tegas Sukarlan.

Ia juga menyinggung kebijakan di provinsi lain yang dinilai lebih tegas. “Di Sumatera Selatan, truk batu bara bisa dilarang melintas di jalan umum. Seharusnya Jambi juga bisa melakukan hal yang sama,” tambahnya.

 

 

Editor: Redaksi KJN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA