Travel Jambi-Padang Terjun ke Sungai Batanghari, Satu Penumpang Tewas

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Jul 2026 23:32 10 Admin

Batang Hari, Jambi (KJ-News.com) –Kecelakaan tragis terjadi di Kabupaten Batanghari, Jambi, Senin (27/7/2026) pagi. Sebuah mobil travel rute Jambi-Padang terjun ke Sungai Batanghari di Desa Benteng Rendah, Kecamatan Mersam, setelah diduga pengemudi kehilangan kendali akibat kelelahan dan mengantuk.

Dalam kecelakaan tersebut, satu dari tiga penumpang meninggal dunia. Korban diketahui bernama Evi (50). Sementara dua penumpang lainnya, yakni Danil (48) dan Egi (47), berhasil menyelamatkan diri saat kendaraan mulai masuk dan tenggelam ke dalam sungai.

Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, mengatakan korban meninggal ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan metode penyelaman. Petugas juga melakukan upaya pengangkatan kendaraan yang terjebak di dalam aliran Sungai Batanghari.

“Tim gabungan sudah mengevakuasi korban yang ditemukan meninggal,” kata Adah, Senin (27/7/2026) siang.

Menurut Adah, jasad Evi ditemukan sekitar 10 meter dari titik awal kendaraan terjun ke sungai. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa petugas menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kecelakaan tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 06.00 WIB ketika kendaraan travel melintas di kawasan Desa Benteng Rendah. Berdasarkan informasi sementara yang diterima petugas, kendaraan diduga keluar kendali setelah pengemudi mengalami kelelahan dan mengantuk hingga akhirnya meluncur ke Sungai Batanghari.

Menerima laporan kejadian, Kantor SAR Jambi segera mengerahkan enam personel Search and Rescue Unit (SRU) ke lokasi. Tim SAR gabungan kemudian melakukan operasi pencarian dan evakuasi dengan melibatkan unsur terkait serta menggunakan peralatan penyelamatan air dan penyelaman.

Proses evakuasi dilakukan dengan menyelam ke lokasi kendaraan berada. Setelah kendaraan berhasil ditemukan dan diangkat, petugas melanjutkan pencarian untuk memastikan tidak ada korban lain yang masih berada di dalam maupun di sekitar kendaraan.

Sementara itu, dua penumpang yang selamat telah berhasil keluar dari kendaraan. Adapun penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pengemudi kendaraan, khususnya angkutan perjalanan jarak jauh, untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum berkendara. Kelelahan dan rasa kantuk dapat menurunkan konsentrasi serta meningkatkan risiko kecelakaan, terlebih saat kendaraan melintasi kawasan yang berada di sekitar aliran sungai. (*)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA