Aktivitas Vulkanik Meningkat, TNKS Tutup Sementara Seluruh Jalur Pendakian Gunung Kerinci

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Jan 2026 21:59 39 Admin

 

KJN, Kerinci – Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) menutup sementara seluruh jalur pendakian wisata Gunung Kerinci mulai 6 Januari 2026. Kebijakan tersebut diambil menyusul adanya peningkatan aktivitas vulkanik serta kondisi cuaca ekstrem di sekitar puncak gunung tertinggi di Sumatera itu.

 

Penutupan jalur pendakian dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga keselamatan para pendaki dan pengunjung. Selain peningkatan aktivitas kegempaan, cuaca yang tidak menentu di kawasan puncak dinilai berpotensi menimbulkan risiko serius, termasuk kabut tebal, hujan deras, dan angin kencang.

 

Kepala Bidang Teknis Konservasi Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat, Delfi Andra, mengatakan keputusan penutupan sementara tersebut diambil setelah pihaknya menerima rekomendasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

 

“Penutupan jalur pendakian Gunung Kerinci diberlakukan sejak 6 Januari 2026, menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik serta kondisi cuaca ekstrem yang dapat membahayakan keselamatan pendaki,” ujar Delfi Andra.

 

Ia menjelaskan, selain peningkatan aktivitas gunung api, faktor cuaca di kawasan puncak Gunung Kerinci saat ini sulit diprediksi dan berpotensi menghambat proses evakuasi apabila terjadi kondisi darurat.

 

Pihak BBTNKS mengimbau seluruh pendaki, pelaku wisata, serta agen perjalanan untuk mematuhi kebijakan penutupan tersebut dan tidak melakukan aktivitas pendakian hingga jalur resmi dinyatakan aman.

 

“Jalur pendakian akan dibuka kembali setelah kondisi Gunung Kerinci dinyatakan aman oleh instansi terkait,” katanya.

 

Selama masa penutupan, petugas Taman Nasional Kerinci Seblat bersama aparat keamanan terus melakukan sosialisasi di pos-pos pendakian, termasuk Pos R10, serta memasang papan pengumuman guna mencegah terjadinya pendakian ilegal.

 

BBTNKS juga mengingatkan masyarakat agar selalu memantau informasi resmi terkait status Gunung Kerinci dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

 

Editor: Redaksi KJN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA