Tragedi KM Putri Sakinah, Spanyol Apresiasi Respons Cepat Indonesia dan Minta Pencarian Dilanjutkan

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Jan 2026 22:12 44 Admin

 

KJN, Jakarta – Kedutaan Besar Spanyol di Jakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas penanganan cepat dan profesional terhadap tragedi tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah yang menewaskan empat warga negara Spanyol di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

 

Dalam surat resmi yang ditujukan kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Rabu (7/1), Kedubes Spanyol menyatakan penghargaan atas respons sigap, kerja keras, serta koordinasi lintas lembaga yang dilakukan otoritas Indonesia sejak insiden terjadi pada 26 Desember 2025.

 

“Kami menyampaikan terima kasih yang mendalam atas tanggapan cepat, profesionalisme, serta dedikasi seluruh otoritas Indonesia dalam menghadapi situasi yang sangat sulit ini,” tulis Kedutaan Besar Spanyol dalam pernyataannya.

 

Secara khusus, Kedubes Spanyol menyoroti peran Basarnas, otoritas pelabuhan, kepala pelabuhan, serta unsur keamanan Indonesia yang dinilai menunjukkan komitmen tinggi selama proses pencarian dan evakuasi korban.

 

Berkat koordinasi intensif dan operasi SAR yang berkelanjutan, tim gabungan berhasil menemukan tiga dari empat korban yang sebelumnya dinyatakan hilang. Seiring perkembangan tersebut, Kedubes Spanyol secara resmi meminta perpanjangan operasi pencarian guna menemukan satu korban lainnya yang hingga kini belum ditemukan.

 

Selain itu, Kedubes Spanyol menyatakan kesiapan untuk terus mendukung koordinasi dan komunikasi lebih lanjut dengan pemerintah Indonesia dalam proses penanganan pascatragedi.

 

KM Putri Sakinah diketahui tenggelam saat berlayar di perairan Selat Padar, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada 26 Desember 2025. Kapal tersebut mengangkut 11 orang, terdiri atas enam wisatawan asal Spanyol, satu pemandu wisata, serta empat kru kapal.

 

Operasi pencarian dan evakuasi korban hingga kini masih dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel di lapangan.

 

 

Editor: Redaksi KJN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA