Peluang Usaha Takjil Ramadan 2026 di Jambi Meningkat, Warga Manfaatkan Tren Kuliner Kekinian

waktu baca 2 menit
Minggu, 15 Feb 2026 10:33 175 Admin

Jambi, KJ-News.com (15/02/2026) – Menjelang bulan suci Ramadan 2026, peluang usaha kuliner takjil di Kota Jambi mulai menunjukkan peningkatan. Masyarakat memanfaatkan momentum musiman tersebut dengan menghadirkan berbagai menu berbuka puasa yang tidak hanya tradisional, tetapi juga mengikuti tren kekinian dengan modal relatif kecil.

Fenomena ini terlihat dari mulai maraknya persiapan lapak musiman di sejumlah titik strategis, seperti kawasan permukiman, jalan protokol, hingga area pasar Ramadan yang setiap tahun menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Pelaku usaha mikro menilai Ramadan selalu menjadi periode yang mampu mendongkrak pendapatan harian. Selain tingginya permintaan makanan berbuka, kebiasaan masyarakat yang mencari takjil menjelang waktu magrib menciptakan perputaran ekonomi yang cepat dan merata.

“Ramadan menjadi kesempatan terbaik untuk memulai usaha kuliner skala kecil karena pasarnya sudah terbentuk. Yang penting menjaga rasa, kebersihan, dan harga terjangkau,” kata salah seorang pelaku UMKM di Jambi.

Beragam jenis takjil yang diperkirakan diminati tahun ini antara lain kolak pisang, gorengan, risol, dan kurma, yang tetap menjadi favorit lintas generasi. Namun, muncul pula inovasi baru seperti salad buah, es jelly warna-warni, donat mini, hingga churros yang menyasar kalangan anak muda.

Menu berbahan dasar kukusan seperti ubi, jagung, dan kacang juga mulai diminati karena dianggap lebih sehat. Tren ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola konsumsi ringan namun tetap mengenyangkan saat berbuka puasa.

Dari sisi permodalan, usaha takjil dinilai tidak membutuhkan investasi besar. Sebagian besar bahan baku mudah diperoleh di pasar tradisional dengan harga terjangkau, sementara proses produksi relatif sederhana sehingga dapat dilakukan dari rumah.

Pengamat ekonomi daerah menilai aktivitas musiman ini berkontribusi terhadap penguatan ekonomi kerakyatan di Provinsi Jambi, terutama dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro dan meningkatkan daya beli masyarakat selama Ramadan.

Selain menjadi sumber penghasilan tambahan, usaha takjil juga membuka lapangan kerja sementara bagi warga sekitar, mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga penjualan di lapangan.

Dengan inovasi produk dan strategi pemasaran yang memanfaatkan media sosial, pelaku UMKM diharapkan mampu menjadikan Ramadan sebagai momentum memperluas jaringan pelanggan yang berkelanjutan, tidak hanya bersifat musiman.

Pemerintah daerah pun terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan peluang ekonomi kreatif selama Ramadan dengan tetap memperhatikan aspek higienitas, keamanan pangan, dan ketertiban lokasi berjualan.

Momentum Ramadan dinilai bukan sekadar tradisi keagamaan, tetapi juga penggerak ekonomi lokal yang mampu memperkuat ketahanan usaha kecil di daerah.

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: klikjambinew.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA