Jambi, (KJ-News.com) – Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi mengevakuasi seorang warga Kabupaten Muaro Jambi yang ditemukan meninggal dunia di dalam sumur rumahnya. Korban diduga tewas akibat keracunan gas beracun saat membersihkan sumur, Senin (2/2/2026).
Korban diketahui bernama Rustam (48). Ia ditemukan warga dalam kondisi tidak bernyawa setelah tercium aroma busuk menyengat dari area sumur di kediamannya, Desa Kasang Kumpeh, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.
Humas Basarnas Jambi, M Luthfi, mengatakan kecurigaan warga bermula sekitar pukul 10.30 WIB ketika bau tak sedap tercium dari luar rumah korban. Saat dilakukan pengecekan, saksi terkejut mendapati tubuh korban berada di dalam sumur.
“Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa, yang selanjutnya menghubungi Kantor SAR Jambi untuk meminta bantuan evakuasi,” ujar Luthfi.
Menerima laporan darurat, Kantor SAR Jambi langsung menerjunkan satu tim rescue beranggotakan tujuh personel ke lokasi kejadian. Tim bergerak menggunakan Rescue Car dengan membawa peralatan evakuasi lengkap.
Lokasi kejadian berjarak sekitar 4,6 kilometer dari Kantor SAR Jambi. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), tim langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan melakukan evakuasi dengan teknik confined space rescue, mengingat sempitnya ruang dan potensi bahaya gas beracun di dalam sumur.
“Proses evakuasi menggunakan peralatan mountaineering dan metode confined space rescue. Dalam waktu sekitar 12 menit, korban berhasil diangkat ke permukaan,” jelas Luthfi.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Provinsi Jambi untuk penanganan lebih lanjut dan keperluan pemeriksaan medis.
Operasi SAR ini melibatkan sinergi lintas instansi, antara lain Basarnas Jambi, DVI Polres Muaro Jambi, Polsek Kumpeh Ulu, BPBD Muaro Jambi, Puskesmas Kumpeh Ulu, serta Babinsa setempat.
Dengan ditemukannya korban dan selesainya proses evakuasi, Operasi SAR resmi ditutup, dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Basarnas Jambi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membersihkan sumur atau ruang tertutup, karena berpotensi mengandung gas beracun yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.
Reporter: Ridho Saputra
Editor: M. Akbar
Media: klikjambinew.com
Tidak ada komentar