Menteri UMKM Dorong Ojol dan Pengusaha Mikro Naik Kelas Lewat Ekosistem Digital

waktu baca 2 menit
Rabu, 14 Jan 2026 08:39 184 Admin

 

KJN, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendorong peningkatan kelas pengusaha mikro dan kecil, termasuk mitra pengemudi ojek daring atau ojek online (ojol), dengan memanfaatkan berbagai program pengembangan usaha yang tersedia di platform digital.

 

Maman menilai, kemitraan antara pengemudi ojol dan aplikator membuka peluang besar bagi mitra pengemudi untuk mengembangkan usaha sampingan. Fleksibilitas waktu yang dimiliki pengemudi memungkinkan mereka tidak hanya mengandalkan pendapatan dari jasa transportasi, tetapi juga merintis usaha lain seperti kuliner atau perdagangan kecil.

 

Menurutnya, platform digital dapat berperan aktif mendorong konsistensi para pengemudi ojol dalam membangun usaha tambahan agar secara bertahap mampu naik kelas dari pekerja sektor informal menjadi pelaku usaha mandiri yang berkelanjutan.

 

Lebih lanjut, Maman menegaskan pemerintah melalui Kementerian UMKM berkomitmen menjaga keberlangsungan ekosistem ekonomi digital yang melibatkan aplikator, mitra pengemudi, serta pelaku UMKM. Ketiganya dinilai sebagai satu kesatuan yang saling bergantung dan tidak dapat dipisahkan.

 

Ia menjelaskan, dalam ekosistem transportasi online, keberadaan UMKM sebagai merchant turut menjadi penopang utama, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi pengemudi ojol dan platform digital. Sebaliknya, UMKM juga sangat bergantung pada layanan digital dan transportasi online untuk menjangkau konsumen.

 

“Ini adalah ekosistem usaha bersama yang melibatkan ratusan ribu mitra pengemudi dan merchant UMKM yang memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produknya. Karena itu, ekosistem ini harus dijaga secara kolaboratif,” ujar Maman.

 

Melalui penguatan peran teknologi digital, pemerintah berharap usaha mikro dapat tumbuh lebih cepat, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, serta pada akhirnya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.

 

 

Editor: Redaksi KJN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA