KJ-News, Jambi – Dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, warga RT 20 Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, menggelar kegiatan keagamaan di Masjid Kamila, Sabtu malam (17/1/2026). Acara dimulai pukul 20.00 WIB dan berlangsung khidmat hingga selesai dengan diikuti oleh jamaah dari lingkungan sekitar.
Peringatan Isra Mi’raj ini menghadirkan penceramah Ustadz Marwin Amirullah. Dalam tausiahnya, Ustadz Marwin menjelaskan peristiwa perjalanan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa, hingga menerima perintah salat lima waktu sebagai kewajiban utama umat Islam.

Ia menegaskan bahwa Isra Mi’raj bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga salat serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an sejak dini. Melalui momentum ini, Ustadz Marwin mengajak para orang tua untuk lebih aktif membimbing anak-anak dan generasi muda Islam agar memahami serta mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Ketua RT 20 Kelurahan Kenali Besar, Reza Fahlevi, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong berbagai program di bidang keagamaan demi meningkatkan kebersamaan dan kesejahteraan warga. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah upaya penyediaan lahan pemakaman bagi warga setempat.
Selain itu, Reza Fahlevi juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kekompakan, persatuan, dan kerukunan demi terciptanya lingkungan yang harmonis.

Ketua Masjid Kamila, Yel Zumardi, dalam kesempatan yang sama mengimbau seluruh masyarakat di sekitar masjid agar turut memakmurkan masjid melalui kegiatan ibadah dan aktivitas sosial keagamaan.
Pada peringatan Isra Mi’raj tahun ini, Masjid Kamila juga mengundang secara khusus seorang ustadz dari Masjid Kapal Munzalan Indonesia. Masjid tersebut dikenal aktif dalam kegiatan dakwah dan sosial dengan empat fokus utama, yakni kemanusiaan, kepedulian, pendidikan, dan kesehatan.
Masjid Kapal Munzalan Indonesia memiliki luas bangunan 11 x 17 meter dan terletak di tengah pemukiman nonmuslim di perbatasan Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Kehadirannya menjadi simbol dakwah Islam yang menyejukkan dan inklusif.
Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, diharapkan keimanan dan ukhuwah Islamiyah warga semakin kuat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun masyarakat yang religius dan peduli sesama.
Penulis: Tim Redaksi
Editor: Redaksi KJN
Tidak ada komentar