Harga Emas Pegadaian Naik Hari Ini, UBS Tembus Rp2,998 Juta per Gram

waktu baca 2 menit
Minggu, 15 Feb 2026 11:30 146 Admin

Jakarta, KJ-News.com (15/02/2026) – Harga emas batangan yang dipasarkan melalui PT Pegadaian mengalami kenaikan pada perdagangan Minggu pagi, mencerminkan tren penguatan logam mulia di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi yang relatif aman menjelang Ramadhan 2026.

Berdasarkan informasi resmi yang dikutip pukul 06.14 WIB, harga emas produksi UBS tercatat Rp2.998.000 per gram, sedangkan emas Galeri24 berada di level Rp2.981.000 per gram. Nilai tersebut naik dibandingkan posisi sehari sebelumnya, di mana UBS berada di Rp2.961.000 per gram dan Galeri24 Rp2.938.000 per gram.

Kenaikan harga ini menunjukkan emas masih menjadi pilihan lindung nilai (safe haven), terutama saat masyarakat mulai meningkatkan perencanaan keuangan untuk kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri.

Pegadaian menyatakan harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global serta fluktuasi nilai tukar.

Rincian Harga Emas Galeri24 :

  • 0,5 gram: Rp1.564.000
  • 1 gram: Rp2.981.000
  • 2 gram: Rp5.890.000
  • 5 gram: Rp14.618.000
  • 10 gram: Rp29.159.000
  • 25 gram: Rp72.505.000
  • 50 gram: Rp144.894.000
  • 100 gram: Rp289.645.000
  • 250 gram: Rp722.334.000
  • 500 gram: Rp1.444.667.000
  • 1.000 gram: Rp2.889.334.000

Rincian Harga Emas UBS :

  • 0,5 gram: Rp1.620.000
  • 1 gram: Rp2.998.000
  • 2 gram: Rp5.949.000
  • 5 gram: Rp14.698.000
  • 10 gram: Rp29.242.000
  • 25 gram: Rp72.960.000
  • 50 gram: Rp145.620.000
  • 100 gram: Rp291.125.000
  • 250 gram: Rp727.598.000
  • 500 gram: Rp1.453.487.000

Produk Galeri24 tersedia mulai ukuran 0,5 gram hingga 1 kilogram, sementara UBS dipasarkan hingga ukuran 500 gram.

Dampak di Daerah: Minat Investasi Emas di Jambi Meningkat

Kenaikan harga emas turut menjadi perhatian masyarakat di daerah, termasuk di Jambi, di mana emas masih menjadi instrumen investasi favorit selain tanah dan sektor riil. Menjelang bulan puasa, pembelian emas umumnya meningkat untuk tujuan tabungan jangka panjang, persiapan biaya pendidikan, hingga kebutuhan hari raya.

Selain itu, tren cicilan emas dan tabungan emas juga semakin diminati karena dinilai lebih fleksibel bagi masyarakat daerah dalam membangun aset secara bertahap di tengah dinamika ekonomi.

Pengamat ekonomi menilai stabilnya permintaan emas domestik dapat menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap investasi berbasis nilai intrinsik, terutama saat menghadapi periode musiman dengan kebutuhan konsumsi yang meningkat.

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: klikjambinew.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA