DPRD Provinsi Jambi Gandeng BRIN, Dorong Riset Lindungi Duku Kumpe dan Lingkungan Daerah

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Mar 2026 20:42 19 Admin

Jawa Barat, (KJ-News.com) – DPRD Provinsi Jambi mendorong kolaborasi strategis dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk memanfaatkan teknologi riset dalam melindungi komoditas unggulan daerah serta menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Jambi ke pusat penelitian BRIN di Bandung pada 4 Maret 2026.

Kunjungan ini dipimpin Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata, bersama sejumlah anggota dewan dan tenaga ahli, dalam rangka memperdalam pemanfaatan teknologi riset dan analisis data untuk mendukung pembangunan daerah berbasis sains.

Dalam diskusi bersama para peneliti, rombongan DPRD Jambi mempelajari berbagai inovasi, termasuk pemanfaatan data satelit, pemetaan digital, serta sistem analisis berbasis teknologi untuk memantau perubahan wilayah dan kondisi lingkungan secara real time.

Selain itu, perhatian khusus diberikan pada perlindungan komoditas unggulan daerah, salah satunya duku kumpe yang selama ini menjadi identitas pertanian Jambi.

Komoditas tersebut dilaporkan mengalami penurunan produktivitas dalam beberapa tahun terakhir, sehingga membutuhkan pendekatan ilmiah melalui riset untuk menjaga kualitas dan keberlanjutannya.

Peneliti BRIN menjelaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga riset membuka peluang besar dalam menciptakan inovasi berbasis data, tidak hanya untuk pelestarian lingkungan, tetapi juga untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi komoditas lokal.

“Pendekatan berbasis riset menjadi kunci agar kebijakan pembangunan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” menjadi salah satu poin penting dalam diskusi tersebut.

Melalui kunjungan ini, DPRD Jambi menargetkan terbangunnya kerja sama konkret dengan BRIN, sehingga hasil riset dapat diimplementasikan langsung dalam kebijakan daerah, khususnya di sektor pertanian, lingkungan, dan ekonomi berbasis sumber daya lokal.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat daya saing komoditas unggulan Jambi sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan, sehingga pembangunan daerah tidak hanya bertumbuh secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan. (yl)

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA