Pegadaian Raih The Asset Triple A 2026 di Hong Kong, Perkuat Inklusi Keuangan dan ESG Indonesia

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Apr 2026 10:55 16 Admin

Hong Kong, (KJ-News.com) – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi internasional dengan meraih penghargaan bergengsi dalam ajang The Asset Triple A Sustainable Finance Award 2026. Dalam ajang tersebut, Pegadaian dinobatkan sebagai pemenang kategori Best Social Bond/Sukuk – Non Bank Financial Institution (NBFI).

Penghargaan yang diumumkan di Hong Kong pada 14 April 2026 ini diberikan atas keberhasilan Pegadaian dalam menerbitkan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025 serta Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Berkelanjutan Tahap III Tahun 2025 dengan total nilai mencapai Rp3,49 triliun.

Capaian tersebut dinilai sebagai bukti konkret keberhasilan Pegadaian dalam mengintegrasikan prinsip keuangan berkelanjutan (Sustainable Finance) ke dalam strategi bisnis perusahaan. Selain itu, instrumen tersebut juga dinilai mampu memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat sekaligus mendorong inklusi keuangan nasional.

Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi keuangan yang berdampak sosial luas.

“Penghargaan ini membuktikan bahwa Pegadaian mampu menghadirkan inovasi keuangan yang tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan ini sejalan dengan semangat Pegadaian dalam program “MengEMASkan Indonesia”, yakni menghadirkan nilai tambah ekonomi melalui layanan keuangan yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. “Kami akan terus memperkuat peran Pegadaian dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat,” katanya.

Keberhasilan penerbitan instrumen keuangan tersebut juga didukung oleh sinergi dengan berbagai mitra strategis, termasuk sejumlah perusahaan sekuritas nasional dan internasional sebagai Joint Lead Underwriters. Kolaborasi ini dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan eksekusi di pasar modal.

Penilaian dalam ajang ini dilakukan oleh panel juri independen dengan mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari inovasi instrumen, kekuatan peringkat kredit, hingga efektivitas implementasi di pasar. Pegadaian dinilai mampu memenuhi seluruh kriteria tersebut secara optimal.

Sebagai informasi, Pegadaian yang berdiri sejak 1901 kini telah bertransformasi menjadi lembaga keuangan inklusif dengan beragam layanan, termasuk investasi emas dan pembiayaan mikro. Sejak 2021, Pegadaian juga tergabung dalam Holding Ultra Mikro bersama BRI dan PNM untuk memperkuat dukungan terhadap UMKM di Indonesia.

Dengan capaian ini, Pegadaian optimistis dapat terus meningkatkan kepercayaan investor serta memperkuat posisinya sebagai salah satu role model dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di industri keuangan non-bank, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

 

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: https://klikjambinew.com/

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA