Polda, Korem, dan Kejati Desak Jalan Khusus Batubara Jambi Rampung, Atasi Kecelakaan dan Kemacetan

waktu baca 2 menit
Minggu, 15 Feb 2026 10:44 151 Admin

Jambi, KJ-News.com (15/02/2026) – Persoalan angkutan batubara yang masih melintasi jalan umum di Provinsi Jambi kian menjadi sorotan serius. Aparat penegak hukum dan unsur pemerintah daerah mendesak percepatan penyelesaian pembangunan jalan khusus batubara guna mengurangi angka kecelakaan, kemacetan, serta gangguan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan oleh Polda Jambi, Korem 042/Gapu, dan Kejaksaan Tinggi Jambi dalam rapat evaluasi yang digelar di rumah dinas gubernur dan dipimpin oleh Al Haris bersama Pemerintah Provinsi Jambi.

Rapat tersebut menegaskan pentingnya percepatan pembangunan jalan khusus yang saat ini dikerjakan oleh tiga investor, yakni PT Inti Bangun Sarana, PT Sinar Anugerah Sukses, dan PT Putra Bulian Properti.

Perwakilan kepolisian menilai persoalan angkutan batubara merupakan isu krusial yang telah berlangsung lama. Kendaraan tambang yang masih menggunakan jalan nasional dan kabupaten disebut telah menyebabkan ratusan kecelakaan lalu lintas, bahkan menimbulkan korban jiwa, selain memicu kemacetan parah yang menghambat distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

Unsure TNI dan kejaksaan juga menegaskan bahwa kegiatan usaha pertambangan tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi wajib memperhatikan keselamatan publik. Jalan khusus batubara dinilai sebagai solusi utama untuk memisahkan jalur industri dan jalur masyarakat.

Dalam forum tersebut, gubernur meminta para investor bersikap terbuka terhadap berbagai kendala yang menghambat pembangunan, mulai dari perizinan kawasan hutan, lonjakan harga pembebasan lahan, hingga persoalan sosial di lapangan.

“Jika ada hambatan, segera sampaikan. Pemerintah daerah siap membantu sepanjang itu untuk kepentingan bersama,” ujarnya.

Pertemuan itu menghasilkan komitmen bersama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan para pengembang untuk mengurai seluruh hambatan proyek agar jalan khusus batubara dapat segera diselesaikan dan dioperasikan.

Pemerintah menilai keberadaan jalur khusus tersebut sangat strategis karena sektor pertambangan, pertanian, dan perkebunan masih menjadi penopang utama ekonomi daerah. Saat ini, pertumbuhan ekonomi Jambi tercatat sekitar 4,77 persen dan diharapkan meningkat seiring membaiknya infrastruktur logistik.

Selain meningkatkan keselamatan, operasional jalan khusus batubara nantinya juga diharapkan mampu memperlancar rantai distribusi, menekan biaya transportasi, serta mengurangi kerusakan jalan umum yang selama ini menjadi beban anggaran daerah.

Kata Kunci SEO: jalan khusus batubara Jambi, angkutan batubara Jambi, kemacetan batubara Jambi, proyek infrastruktur Jambi, keselamatan lalu lintas Jambi.

 

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: klikjambinew.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA