Kemenpora Buka Suara soal Status Olympian Nurul Akmal sebagai PPPK Paruh Waktu

waktu baca 2 menit
Senin, 2 Feb 2026 22:13 206 Admin

Jakarta, (KJ-News.com) – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) merespons sorotan publik terkait status atlet angkat besi Olimpiade Nurul Akmal yang saat ini tercatat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Isu tersebut ramai diperbincangkan setelah unggahan Nurul di media sosial memicu perhatian luas warganet.

Sekretaris Jenderal Kemenpora Gunawan Suswantoro menyatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kementerian PAN-RB untuk membahas mekanisme dan formasi kepegawaian atlet berprestasi nasional.

“Kami sedang mengomunikasikan hal ini dengan KemenPAN-RB, karena formasi dan kebijakan PPPK berada di sana dan masih dalam proses penggodokan,” ujar Gunawan di Jakarta, Senin (2/2/2026).

Status Nurul Akmal menjadi perbincangan publik setelah lifter asal Aceh tersebut mengunggah foto mengenakan seragam Korpri disertai keterangan rasa syukur meski hanya berstatus PPPK Paruh Waktu, lengkap dengan emotikon sedih di akun Instagram pribadinya @nurulakmal_12.

Gunawan mengakui telah mengetahui unggahan tersebut dan menegaskan bahwa penetapan status kepegawaian atlet merupakan kewenangan kementerian teknis yang membidangi aparatur negara.

“Mekanismenya dari sana (KemenPAN-RB). Bisa saja ada prioritas atau skema khusus, tapi kami menunggu kebijakan resminya,” katanya.

Nurul Akmal merupakan salah satu lifter putri terbaik Indonesia dengan rekam jejak prestasi gemilang di tingkat nasional dan internasional. Ia mengukir prestasi internasional pertamanya dengan medali perak kelas +90 kg pada Islamic Solidarity Games 2017 di Baku, Azerbaijan.

Selain itu, Nurul juga meraih medali perak Kejuaraan Asia, sejumlah medali di SEA Games, serta perunggu kelas +87 kg pada Qatar Cup 2019 di Doha.

Di level nasional, Nurul tampil dominan dengan meraih dua medali emas PON, masing-masing pada PON Papua 2021 dengan total angkatan 258 kg (rekor nasional) dan PON XXI Aceh–Sumatera Utara 2024, di mana ia kembali memecahkan rekor nasional kelas +87 kg.

Puncak karier Nurul Akmal adalah tampil di dua edisi Olimpiade, yakni Olimpiade Tokyo 2020 dengan finis di lima besar, serta Olimpiade Paris 2024, menjadikannya salah satu atlet angkat besi perempuan paling konsisten yang dimiliki Indonesia.

Sorotan publik terhadap status kepegawaian Nurul Akmal kembali membuka diskusi luas mengenai penghargaan negara terhadap atlet berprestasi, khususnya terkait jaminan masa depan dan keberlanjutan karier pasca prestasi di arena internasional.

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: klikjambinew.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA