Gadis Diduga Terjun ke Sungai Batanghari di Jembatan Aurduri I, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencarian Intensif

waktu baca 2 menit
Sabtu, 17 Jan 2026 12:07 187 Admin

KJ-News, Jambi – Warga Kota Jambi digemparkan oleh peristiwa seorang perempuan muda yang diduga terjun ke Sungai Batanghari dari Jembatan Aurduri I, Kecamatan Telanaipura, Jumat (16/1/2026). Hingga Jumat sore, tim gabungan Basarnas, kepolisian, dan relawan masih melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Informasi sementara yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.40 WIB. Korban yang hingga kini belum diketahui identitasnya diduga melompat ke sungai dari atas jembatan. Proses pencarian dilakukan dengan perahu karet, menyusuri aliran sungai di sekitar titik diduga korban terjatuh.

Saksi mata di lokasi, Sintia Istiqomah, menyebutkan korban telah berada di atas jembatan sejak sekitar pukul 09.00 WIB. Warga sempat mencoba menarik korban menjauh dari tepi jembatan, namun upaya tersebut tidak berhasil.

“Awalnya di sebelah kiri jembatan dari arah Kota Jambi, sempat ditarik sopir mobil pickup. Lalu korban berpindah ke sisi kanan jembatan, dan itu kejadian kedua,” ujarnya.

Menurut keterangan warga sekitar, korban diperkirakan berusia sekitar 20 tahun dan diduga masih berstatus gadis. Namun, hingga berita ini diturunkan, aparat belum merilis identitas resmi korban, karena masih menunggu laporan keluarga serta hasil penelusuran lebih lanjut.

Informasi lain yang beredar di lokasi menyebutkan korban sempat melambaikan tangan dari dalam sungai setelah terjun. Tim SAR menyatakan pencarian difokuskan pada radius beberapa ratus meter dari titik jatuh, dengan mempertimbangkan arus Sungai Batanghari yang cukup deras, terutama pada musim penghujan.

Sebagai informasi, Sungai Batanghari merupakan sungai terpanjang di Sumatra dengan panjang sekitar 800 kilometer dan memiliki arus yang dapat berubah cepat tergantung kondisi cuaca dan debit air. Faktor ini menjadi tantangan utama dalam operasi pencarian orang hilang di sungai tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan memberikan ruang bagi petugas untuk bekerja. Aparat juga meminta warga yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi relevan agar segera melapor ke pihak berwajib.

Hingga Jumat sore, pencarian masih berlangsung dan akan dilanjutkan sesuai dengan prosedur standar operasi SAR, dengan evaluasi berkala terhadap kondisi cuaca dan keselamatan personel di lapangan.

 

 

Editor: Redaksi KJN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA