Resmi Jadi Cabang Olimpiade, Squash Dipastikan Tampil di PON 2028 NTT-NTB

waktu baca 2 menit
Kamis, 2 Apr 2026 20:13 47 Admin

Jakarta, (KJ-News.com) – Kabar menggembirakan datang dari dunia olahraga nasional. Cabang olahraga (cabor) squash resmi masuk dalam daftar cabang Olimpiade, sekaligus dipastikan akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, usai menerima audiensi dari Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Squash Indonesia (PB PSI), Alvin Kennedy, di Kantor KONI Pusat, Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026).

“Sebagai Ketua Umum KONI Pusat, saya mengapresiasi capaian PB PSI yang berhasil membawa squash menjadi salah satu cabang olahraga Olimpiade. KONI Pusat menegaskan bahwa squash akan dipertandingkan pada PON XXII/2028 NTT-NTB,” tegas Marciano.

Sebelumnya, squash Indonesia memang telah aktif berpartisipasi dalam berbagai ajang multievent internasional seperti SEA Games dan Asian Games. Status baru sebagai cabang Olimpiade menjadi momentum penting untuk mempercepat pembinaan dan meningkatkan daya saing atlet nasional di level dunia.

Ketua Umum PB PSI, Alvin Kennedy, menyambut positif keputusan tersebut. Ia menilai, masuknya squash ke dalam PON 2028 akan menjadi langkah strategis dalam memperluas ekosistem olahraga ini di Indonesia.

“Kami berharap momentum ini bisa memperkuat pembinaan atlet serta meningkatkan kualitas kompetisi nasional. Dengan dipertandingkannya squash di PON, maka regenerasi atlet akan semakin terstruktur,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, KONI Pusat mendorong adanya koordinasi lintas daerah antara NTT dan NTB untuk memastikan kesiapan venue serta sarana pendukung lainnya. Kesiapan infrastruktur dinilai menjadi kunci sukses penyelenggaraan cabang squash di ajang multievent terbesar di Tanah Air tersebut.

Selain itu, PB PSI juga diarahkan untuk fokus pada pengembangan atlet melalui kompetisi berjenjang, mulai dari tingkat nasional hingga internasional. Ajang seperti SEA Games, Asian Youth Games, hingga Asian Games akan menjadi jalur penting menuju Olimpiade.

Tak hanya itu, peningkatan kualitas pelatih melalui program sertifikasi serta penguatan kalender kompetisi nasional dan internasional juga menjadi prioritas. Dalam waktu dekat, PB PSI dijadwalkan menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada Juni, serta SEA Cup pada 15–20 Agustus mendatang.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, squash Indonesia diharapkan mampu mencetak prestasi membanggakan sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia di kancah olahraga dunia.

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: https://klikjambinew.com/

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA