Kota Jambi, (KJ-News.com) – Kinerja pasar modal di Provinsi Jambi menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan pada awal tahun 2026. Di tengah dinamika nasional, minat masyarakat terhadap investasi justru terus meningkat, Selasa (02/04/2026).
Data Bursa Efek Indonesia (BEI) Provinsi Jambi mencatat, hingga Februari 2026 total nilai aset atau kapitalisasi pasar investor asal Jambi telah menembus Rp3,3 triliun.
Ketua BEI Provinsi Jambi, Reina Novita, mengungkapkan bahwa nilai tersebut berasal dari berbagai instrumen investasi seperti saham, reksa dana, Exchange Traded Fund (ETF), hingga obligasi, dengan dominasi pada instrumen obligasi.
“Ini menunjukkan bahwa masyarakat Jambi semakin percaya dan aktif berinvestasi di pasar modal, meskipun kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat mengalami koreksi sekitar 1 persen ke level 7.091,” ujarnya.
Tak hanya dari sisi nilai aset, pertumbuhan juga terlihat dari jumlah investor. Dalam periode Januari hingga Februari 2026, tercatat penambahan sekitar 36.480 investor baru.
Dengan demikian, total investor pasar modal di Jambi saat ini mencapai 239.609 orang, sebuah angka yang mencerminkan peningkatan literasi dan inklusi keuangan di daerah.
Menariknya, tingkat aktivitas investor juga relatif tinggi. Rata-rata sebanyak 8.126 investor aktif melakukan login dan transaksi setiap bulan melalui berbagai platform investasi digital.
Reina menegaskan, capaian ini tidak lepas dari masifnya edukasi dan sosialisasi yang dilakukan BEI Jambi, baik secara langsung maupun melalui kanal digital.
Selain itu, sinergi lintas lembaga juga menjadi faktor penting. BEI Jambi aktif berkolaborasi dengan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta perbankan nasional seperti BNI, BCA, dan Mandiri.
Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan literasi keuangan masyarakat, sekaligus memberikan pemahaman tentang investasi yang aman, legal, dan berkelanjutan.
“Edukasi menjadi kunci. Kami ingin masyarakat tidak hanya ikut-ikutan investasi, tetapi benar-benar memahami risiko dan peluangnya,” tambahnya.
Dengan tren positif tersebut, BEI optimistis pasar modal di Jambi akan terus berkembang dan menjadi salah satu motor penggerak perekonomian daerah ke depan.
Reporter: Ridho Saputra
Editor: M. Akbar
Media: https://klikjambinew.com/
Tidak ada komentar