Jelang Ramadan 2026, Kota Sungai Penuh Usulkan Penambahan Stok BBM dan LPG 3 Kg untuk Cegah Kelangkaan

waktu baca 2 menit
Senin, 16 Feb 2026 08:05 100 Admin

Sungai Penuh, Jambi (KJ-News.com) – Pemerintah Kota Sungai Penuh mengantisipasi potensi kelangkaan energi dengan mengusulkan penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) dan LPG 3 kilogram menjelang Ramadan hingga Idulfitri 2026.

Langkah ini dibahas langsung dalam pertemuan antara Wali Kota Alfin dan perwakilan PT Pertamina Patra Niaga, yakni Sales Brand Manager Fuel Wilayah II Jason Paulinus, di Ruang Pola Kantor Wali Kota, Kamis (12/2/2026).

Pertemuan tersebut menyoroti kesiapan pasokan energi serta strategi distribusi guna mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat yang lazim terjadi selama bulan suci Ramadan dan perayaan Lebaran.

Wali Kota Alfin menegaskan, ketersediaan BBM dan LPG bersubsidi merupakan kebutuhan vital masyarakat, terutama bagi rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada stabilitas pasokan energi.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan BBM maupun LPG selama Ramadan dan Idulfitri. Karena itu, koordinasi dan langkah antisipasi harus dilakukan sejak dini,” ujarnya.

Selain mengajukan penambahan kuota, pemerintah daerah juga meminta penguatan sistem pengawasan distribusi agar penyaluran tepat sasaran dan tidak terjadi penimbunan maupun penyalahgunaan LPG subsidi.

Antisipasi Lonjakan Konsumsi Energi

Permintaan energi di Sungai Penuh diperkirakan meningkat signifikan seiring:

  1. naiknya aktivitas rumah tangga selama Ramadan,
  2. bertambahnya mobilitas masyarakat menjelang mudik Lebaran,
  3. meningkatnya kebutuhan pelaku UMKM, khususnya sektor kuliner dan perdagangan.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan Pertamina dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus menghindari gejolak di tingkat pengecer.

Jason Paulinus menyatakan pihaknya siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna memastikan distribusi energi berjalan lancar dan masyarakat tetap terlayani.

“Kami berkomitmen menjaga ketersediaan pasokan serta memperkuat pengawasan distribusi, khususnya pada momentum hari besar keagamaan,” katanya.

Jaminan Stabilitas Energi untuk Kenyamanan Ibadah

Koordinasi ini diharapkan mampu menjamin kelancaran distribusi BBM dan LPG bersubsidi selama periode Ramadan hingga Idulfitri 2026, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan energi.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menegaskan akan terus memantau kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap aman, merata, dan terkendali.

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: klikjambinew.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA