KJN – Dokter spesialis akupunktur medik RS Sari Asih Bintaro, Tangerang Selatan, Prinsa Raudha Anca, menyebut akupunktur estetika wajah merupakan pendekatan medis modern yang efektif untuk membuat kulit tampak lebih cerah, segar, dan sehat secara alami.
Menurut Prinsa, terapi akupunktur wajah bekerja dengan meningkatkan suplai oksigen dan nutrisi ke jaringan kulit, sehingga membantu memperbaiki kualitas kulit secara menyeluruh.
“Setelah terapi, wajah umumnya terlihat lebih rileks dan sehat. Keunggulan lainnya adalah tingkat keamanan yang tinggi karena prosedur dilakukan oleh dokter dengan teknik steril dan terstandar,” ujar Prinsa di Tangerang, Jumat.
Selain meningkatkan kecerahan kulit, akupunktur wajah juga bermanfaat untuk merangsang produksi kolagen alami, mengurangi ketegangan otot wajah, serta meningkatkan mikrosirkulasi darah di area wajah melalui stimulasi respons neurovaskular.
Prinsa menegaskan, akupunktur medik relatif aman dan dapat dilakukan pada semua jenis kulit, selama ditangani oleh tenaga medis yang kompeten.
“Insya Allah aman untuk semua jenis kulit, asalkan dilakukan oleh dokter yang berkompeten dan sesuai indikasi medis,” katanya.
Ia menjelaskan, prosedur akupunktur wajah tergolong sederhana dan tidak memerlukan persiapan khusus. Pasien hanya disarankan tidak menggunakan riasan wajah yang tebal sebelum terapi. Keunggulan lainnya, terapi ini tidak menimbulkan downtime, sehingga pasien dapat langsung kembali beraktivitas seperti biasa.
Prinsa menambahkan, akupunktur medik saat ini telah berkembang menjadi bagian dari layanan kesehatan modern yang berbasis ilmiah. Berbeda dengan praktik akupunktur tradisional umum, akupunktur medik dilakukan oleh dokter spesialis dengan pendekatan kedokteran, standar klinis, serta indikasi medis yang jelas.
Secara historis, akupunktur berasal dari pengobatan tradisional Tiongkok yang menekankan keseimbangan energi tubuh. Namun, dalam kedokteran modern, akupunktur dipahami sebagai metode neuromodulasi, di mana penusukan jarum pada titik tertentu terbukti secara ilmiah mampu merangsang sistem saraf perifer dan pusat.
Stimulasi tersebut berperan dalam meningkatkan pelepasan endorfin dan neurotransmitter, membantu regulasi sistem saraf otonom, serta memperbaiki aliran darah mikro yang berkontribusi pada kesehatan dan vitalitas kulit.
Editor: Redaksi KJN
Tidak ada komentar