Breaking News: PBB Konfirmasi 3 Prajurit TNI Terluka di Lebanon, Konflik Israel-Hizbullah Kian Memanas

waktu baca 2 menit
Minggu, 5 Apr 2026 20:26 18 Admin

Jakarta, (KJ-News.com) – Situasi keamanan di Lebanon selatan kembali memanas. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengonfirmasi tiga personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi perdamaian mengalami luka akibat ledakan yang terjadi di wilayah konflik tersebut.

Insiden terbaru ini terjadi pada Jumat (3/4/2026) sore waktu setempat di dekat El Adeisse, kawasan yang menjadi bagian dari wilayah operasi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Pihak PBB menyebutkan, ledakan terjadi di dalam fasilitas misi perdamaian. Tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai penjaga perdamaian langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Dua di antaranya dilaporkan mengalami luka serius.

“Ketiga personel yang terluka merupakan warga negara Indonesia dan saat ini telah mendapatkan perawatan intensif,” demikian pernyataan resmi PBB.

Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Namun, sumber keamanan internasional menduga insiden tersebut berkaitan dengan meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah di wilayah Lebanon selatan.

Peristiwa ini menambah daftar panjang korban dari Indonesia dalam misi perdamaian PBB di kawasan tersebut. Sebelumnya, dalam beberapa hari terakhir, tiga personel TNI dilaporkan gugur dalam insiden terpisah akibat ledakan dan serangan di wilayah yang sama.

Ketegangan di Lebanon meningkat sejak konflik Timur Tengah kembali memanas pada awal Maret 2026, dengan intensitas serangan yang terus meningkat di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon.

Pemerintah Indonesia melalui otoritas terkait terus memantau kondisi para prajurit serta perkembangan situasi di lapangan. Jenazah personel yang gugur sebelumnya dijadwalkan tiba di Jakarta untuk proses pemulangan dan penghormatan militer.

Insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko yang dihadapi pasukan perdamaian Indonesia dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah konflik dunia. (Aw)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA