Jakarta, (KJ-News.com) – Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia Pusat periode 2025–2030, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu dini hari (18/4/2026) pukul 00.05 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan akibat serangan jantung.
Informasi wafatnya Zulmansyah pertama kali beredar melalui grup WhatsApp Koordinasi Sekretaris PWI se-Indonesia dan dengan cepat dikonfirmasi oleh sejumlah pengurus pusat. Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan insan pers di Tanah Air.
Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Atal S Depari, membenarkan kabar tersebut saat dikonfirmasi. Ia menyebut almarhum meninggal dunia sesaat setelah tengah malam dan pihak keluarga telah berada di rumah sakit.
“Benar, beliau wafat sekitar pukul 00.05 WIB. Saya mendapat kabar dan bersiap menuju rumah sakit untuk mendampingi keluarga,” ujar Atal saat dihubungi, Sabtu dini hari.
Duka mendalam juga disampaikan Sekretaris PWI Provinsi Jambi, Arwani. Ia mengaku kehilangan sosok pemimpin yang berdedikasi tinggi dalam memajukan organisasi dan dunia jurnalistik nasional.
“Almarhum adalah figur yang sangat berdedikasi dan menjadi panutan bagi insan pers. Kami merasa kehilangan yang sangat besar,” katanya.
Zulmansyah Sekedang lahir di Air Molek, Riau, pada 6 September 1974. Ia merupakan lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Riau dan memulai karier jurnalistiknya sejak 1997 sebagai wartawan Riau Pos. Kariernya terus menanjak hingga dipercaya menjadi Pemimpin Redaksi Riau Pos pada 2009–2014, kemudian menjabat Direktur Utama Riau Pos Group sejak 2014.
Di dunia organisasi, Zulmansyah dikenal aktif dan berpengaruh. Ia pernah menjabat Ketua PWI Riau selama dua periode (2013–2018 dan 2018–2023). Pada Kongres PWI di Bandung tahun 2023, ia dipercaya menjadi pengurus PWI Pusat sebagai Ketua Bidang Organisasi di bawah kepemimpinan Ketua Umum Hendry Ch Bangun. Selain itu, ia juga sempat terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat melalui Kongres Luar Biasa (KLB) pada 2024.
Kepergian Zulmansyah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, serta seluruh insan pers Indonesia. Sosoknya dikenal sebagai jurnalis senior yang konsisten memperjuangkan profesionalisme dan independensi pers.
Almarhum diharapkan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta segala dedikasi dan kontribusinya menjadi inspirasi bagi generasi jurnalis selanjutnya.
Reporter: Ridho Saputra
Editor: M. Akbar
Media: klikjambinew.com
Tidak ada komentar