Jambi, (KJ-News.com) – BPJS Kesehatan Cabang Jambi mencatat tiga daerah di Provinsi Jambi berhasil mencapai status Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta, sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Ketiga daerah tersebut yakni Kota Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dengan tingkat kepesertaan JKN yang telah melampaui 99 persen berdasarkan data per 1 Januari 2026.
Kepala Bagian SDM, Umum, dan Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Jambi Agusrianto mengatakan, capaian ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan dalam memperluas perlindungan kesehatan masyarakat.
“Cakupan UHC di Kota Jambi mencapai 99,81 persen dengan tingkat keaktifan peserta 81,69 persen. Kabupaten Tanjung Jabung Timur mencatat kepesertaan 99,21 persen dengan keaktifan 81,92 persen, sementara Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencapai 99,58 persen dengan keaktifan peserta 80,02 persen,” ujar Agusrianto di Jambi, Rabu (28/1/2026).
Atas capaian tersebut, ketiga daerah di Provinsi Jambi menerima Penghargaan UHC Awards 2026, yang diberikan kepada pemerintah daerah dengan komitmen tinggi dalam penyelenggaraan jaminan kesehatan nasional. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang digelar secara hybrid dari Ballroom JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat.
Agusrianto menambahkan, UHC Awards 2026 menjadi bentuk apresiasi pemerintah pusat dan BPJS Kesehatan kepada kepala daerah yang dinilai konsisten memperluas akses layanan kesehatan serta menjaga keberlanjutan kepesertaan JKN di wilayahnya.
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menegaskan peran kepala daerah sangat menentukan keberhasilan UHC, khususnya dalam mendorong pendaftaran penduduk serta menjaga keaktifan peserta melalui dukungan kebijakan dan penganggaran daerah.
“Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah daerah, perlindungan kesehatan masyarakat dapat terwujud secara lebih merata dan berkelanjutan,” kata Ghufron.
Senada dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan cakupan kepesertaan JKN mencapai 99 persen penduduk Indonesia pada 2029, dengan penekanan pada keberlanjutan kepesertaan sebagai tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah.
Reporter: Ridho Saputra
Editor: M. Akbar
Media: klikjambinew.com
Tidak ada komentar