Tingkatkan PAD, Pemkot Jambi Replikasi Aplikasi Persada Kota Malang

waktu baca 3 menit
Rabu, 14 Jan 2026 16:31 45 Admin

 

KJN, Jambi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengambil langkah strategis untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak dan retribusi, melalui pemanfaatan teknologi digital.

 

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Kota Malang tentang penyelenggaraan urusan pemerintahan, yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., di Balai Kota Malang, Senin (12/1/2026).

 

Sebagai tindak lanjut kesepakatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan kerja sama teknis antara Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Jambi dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang terkait replikasi Aplikasi Persada dan Vesop Kota Malang di Kota Jambi. Kerja sama ini ditandatangani oleh Kepala BPPRD Kota Jambi, Dr. H. Ardi, S.P., M.Si., dan Kepala Bapenda Kota Malang, Moh. Sulthon, S.Sos., M.M.

 

Wali Kota Jambi Maulana menjelaskan, kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan PAD, terutama dari sektor perhotelan dan kuliner, melalui sistem digital yang terintegrasi.

 

“Melalui kerja sama ini, salah satu poin pentingnya adalah adopsi Aplikasi Persada, yang merupakan sistem pendukung optimalisasi pendapatan daerah berbasis digital,” ujar Maulana.

 

Menurutnya, karakteristik Kota Malang yang memiliki kesamaan dengan Kota Jambi sebagai kota perdagangan dan jasa menjadikan aplikasi Persada sangat relevan untuk diterapkan di Kota Jambi.

 

“Kota Jambi dan Kota Malang memiliki kemiripan sebagai kota perdagangan dan jasa. Karena itu, kami optimistis aplikasi Persada dapat membantu meningkatkan PAD, khususnya dari sektor perhotelan dan kuliner,” jelasnya.

 

Selain kerja sama di bidang pendapatan daerah, Pemkot Jambi juga memanfaatkan kunjungan kerja tersebut untuk menjajaki kolaborasi program sosial berbasis masyarakat, salah satunya Program Kampung Bahagia.

 

“Kami juga memaparkan program prioritas Kampung Bahagia. Di Kota Malang sudah ada program serupa, namun masih memiliki ruang untuk dikembangkan lebih lanjut, sehingga kolaborasi ini sangat memungkinkan,” kata Maulana.

 

Ia menegaskan, masih banyak potensi kerja sama lain yang dapat dikembangkan antara kedua daerah, mulai dari sektor ekonomi, pelayanan publik, hingga pembangunan sosial.

 

“Ke depan, banyak hal yang bisa kita kolaborasikan. Semoga kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi kemajuan masing-masing daerah,” pungkasnya.

 

Melalui penandatanganan kerja sama ini, Pemkot Jambi menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi informasi, guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah.

 

Dalam kunjungan kerja tersebut, Wali Kota Jambi turut didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, serta jajaran terkait di lingkungan Pemerintah Kota Jambi.

 

 

Editor: Redaksi KJN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA