Malaysia Minta RI Ekspor Beras, Pemerintah Tegaskan Stok Dalam Negeri Tetap Prioritas

waktu baca 2 menit
Rabu, 7 Jan 2026 22:52 43 Admin

 

KJN, Jakarta – Pemerintah Malaysia secara resmi meminta Indonesia mengekspor beras guna membantu memenuhi kebutuhan pangan negaranya. Permintaan tersebut dibenarkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, namun pemerintah Indonesia menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dalam negeri tetap menjadi prioritas utama.

 

Prasetyo menyampaikan hal itu usai mengikuti Retret Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). Menurutnya, Indonesia terbuka memberikan bantuan pangan kepada negara sahabat, termasuk Malaysia, selama kondisi pasokan nasional dinilai aman dan mencukupi.

 

“Kalau kemudian ada negara lain atau sahabat-sahabat kita yang membutuhkan bantuan, ya kalau memang kita sanggup, tentu akan kita berikan. Contohnya dari Malaysia,” ujar Prasetyo.

 

Meski demikian, Prasetyo tidak merinci besaran volume beras yang diminta Malaysia. Ia juga belum memastikan kapan atau apakah permintaan tersebut akan dipenuhi, mengingat pemerintah masih melakukan evaluasi terhadap ketersediaan stok beras nasional.

 

Permintaan Malaysia ini sebelumnya juga diungkap oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Dalam keterangan resmi Kementerian Pertanian, Amran menyebut permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia Datuk Seri Mohammad Bin Sabu dalam pertemuan bilateral di Jakarta pada April 2025.

 

Menanggapi hal itu, Amran menegaskan bahwa kebijakan pangan Indonesia saat ini berfokus pada penguatan ketahanan pangan nasional, seiring target pemerintah menjaga stabilitas stok dan harga beras di dalam negeri.

 

“Ada permintaan beras dari Malaysia kepada kita. Namun untuk sementara, kita harus memastikan ketersediaan dan keamanan stok dalam negeri terlebih dahulu. Ketahanan pangan nasional adalah prioritas utama,” tegas Amran.

 

Ia menambahkan, dukungan kepada negara sahabat baru dapat dipertimbangkan setelah kebutuhan nasional benar-benar terpenuhi dan cadangan beras pemerintah berada pada level aman.

 

Permintaan ekspor beras dari Malaysia muncul di tengah upaya Indonesia memperkuat posisi sebagai negara swasembada pangan sekaligus menjaga stabilitas pasokan di tengah dinamika global dan perubahan iklim yang memengaruhi produksi pangan regional.

 

 

Editor: Redaksi KJN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA