Prabowo dan Raja Charles III Bahas Konservasi Gajah di London, Indonesia Perkuat Program PECI

waktu baca 2 menit
Kamis, 22 Jan 2026 08:58 151 Admin

KJ-News.com, London – Presiden Joko Widodo (Prabowo Subianto) mengangkat isu konservasi gajah dan pelestarian habitatnya dalam pertemuan dengan Raja Charles III di London. Pertemuan ini berlangsung dalam rangkaian lawatan kenegaraan Indonesia ke Inggris, tepatnya saat Presiden Prabowo menghadiri Pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan di Lancaster House, Rabu (21/1/2026).

Dalam forum yang menjadi bagian dari upaya penguatan kerja sama internasional untuk pelestarian satwa liar dan lingkungan itu, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara untuk melindungi keanekaragaman hayati dan memperkuat program rehabilitasi hutan yang melibatkan masyarakat setempat.

Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Raja Charles III menjadi simbol komitmen bersama dalam mendorong agenda pembangunan berkelanjutan, diplomasi lingkungan, serta aksi nyata menghadapi perubahan iklim global. Pernyataan tersebut tercantum dalam keterangan resmi Sekretariat Kabinet yang dipublikasikan melalui akun Instagram, Kamis (22/1/2026).

PECI Jadi Fokus Utama Konservasi Indonesia

Forum tersebut dipandu oleh Menteri Inggris untuk Kawasan Indo-Pasifik, Seema Malhotra, dan Utusan Khusus Presiden Indonesia untuk Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo. Tujuan utama diskusi adalah menggalang dukungan internasional bagi pelestarian keanekaragaman hayati dan lanskap unik Indonesia.

Salah satu program yang mendapat sorotan adalah Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI), inisiatif konservasi yang dipimpin Indonesia di Aceh. Program ini mengintegrasikan konservasi gajah, produksi agroforestri berkelanjutan, dan pengembangan ekonomi lokal, sebagai model pembangunan yang menempatkan alam sebagai pusat pembangunan.

PECI dianggap sebagai cetak biru praktik untuk menjaga gajah Sumatra yang terancam punah sekaligus melindungi habitatnya. Program ini juga diharapkan meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana seperti banjir bandang melalui pengelolaan lanskap terpadu.

Dukungan Inggris dan Kolaborasi Internasional

Dalam diskusi tersebut, hadir pula para menteri, pelaku bisnis, filantropis, dan organisasi masyarakat sipil, termasuk perwakilan Circular Bioeconomy Alliance (CBA). Raja Charles III turut hadir dalam resepsi singkat yang menguatkan komitmen bersama untuk mempercepat transisi menuju ekonomi berbasis alam.

Seema Malhotra menegaskan bahwa Inggris bangga bekerja sama dengan Indonesia dalam pelestarian alam, termasuk gajah Sumatra. Menurutnya, proyek PECI tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga mendukung masyarakat dan menciptakan lapangan kerja.

Perluasan PECI hingga 90.000 Hektar

Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, menyatakan bahwa Indonesia menempatkan perlindungan gajah Sumatra sebagai prioritas melalui PECI. Program ini telah diperluas menjadi 90.000 hektar pada Agustus 2025, dengan dukungan penuh pemerintah Inggris serta kolaborasi WWF-Indonesia dan PT Tusam Hutani Lestari.

PECI juga akan fokus pada pengembangan agroforestri, ekowisata berbasis konservasi, dan penerapan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) sebagai model konservasi nasional yang berkelanjutan.

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: KlikJambiNew.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA