Resmi Lengser Setelah 60 Tahun, Warren Buffett Tinggalkan Warisan Cuan 6 Juta Persen

waktu baca 2 menit
Kamis, 1 Jan 2026 20:34 43 Admin

 

KJN, Jakarta – Era kepemimpinan Warren Buffett di Berkshire Hathaway resmi berakhir. Investor legendaris berjuluk Oracle of Omaha itu menyerahkan tongkat estafet Chief Executive Officer (CEO) kepada Greg Abel pada Kamis (1/1/2026), sekaligus menutup perjalanan kepemimpinannya selama lebih dari enam dekade.

 

Pada hari terakhir Buffett menjabat sebagai CEO, Rabu waktu Amerika Serikat, saham Berkshire Hathaway ditutup melemah tipis. Saham Kelas A turun 0,1% ke level US$754.800 atau setara Rp12,07 miliar per lembar, sementara saham Kelas B terkoreksi 0,2% ke posisi US$502,65 atau sekitar Rp8,04 juta. Meski demikian, kinerja saham Berkshire masih lebih baik dibandingkan indeks S&P 500 yang anjlok 0,7% pada hari yang sama.

 

Sejak mengambil alih Berkshire Hathaway pada 1965, Buffett sukses mengubah perusahaan tekstil yang nyaris bangkrut menjadi konglomerasi raksasa dunia. Investor yang memegang saham Berkshire sejak awal masa kepemimpinannya mencatatkan keuntungan fantastis hingga sekitar 6.100.000%, jauh melampaui imbal hasil indeks S&P 500 yang hanya sekitar 46.000%, termasuk dividen.

 

Sepanjang 60 tahun kepemimpinannya, Buffett nyaris tak pernah mencatatkan tahun kerugian bagi Berkshire. Hingga akhir September 2025, perusahaan dengan valuasi sekitar US$1,08 triliun atau setara Rp17.280 triliun itu masih mengantongi kas jumbo sebesar US$381,7 miliar atau sekitar Rp6.107 triliun, meski sempat kesulitan menemukan target akuisisi besar.

 

Tongkat Estafet ke Greg Abel

Sosok penerus Buffett, Greg Abel (63), bukanlah figur baru di internal Berkshire. Ia bergabung sejak 2000 melalui akuisisi MidAmerican Energy dan dipercaya menjabat Wakil Ketua yang membawahi bisnis non-asuransi sejak 2018.

 

Sebagai CEO baru, Abel kini bertanggung jawab penuh atas operasional Berkshire Hathaway, mulai dari bisnis asuransi Geico, perusahaan kereta api BNSF, hingga merek ritel ternama seperti Dairy Queen dan See’s Candies.

 

Sementara itu, Warren Buffett yang kini berusia 95 tahun tetap menjabat sebagai Chairman atau Ketua Dewan Komisaris. Ia disebut masih akan berkantor setiap hari di Omaha untuk mendampingi dan memberi arahan strategis kepada Abel. Posisi Wakil Ketua tetap dipegang Ajit Jain yang mengawasi bisnis inti asuransi, sedangkan Adam Johnson ditunjuk untuk mengawasi unit produk konsumen, jasa, dan ritel.

 

Lengsernya Buffett dari kursi CEO menandai berakhirnya salah satu era paling sukses dalam sejarah pasar modal dunia. Namun, dengan fondasi bisnis yang kuat dan kepemimpinan baru yang telah dipersiapkan matang, Berkshire Hathaway diyakini masih akan melanjutkan tradisi cuan jangka panjang bagi para investornya.

 

Editor:  Redaksi KJN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA