Tes Fisik Tahap II Atlet PON Bela Diri Jambi Digelar, KONI Targetkan Hanya Atlet Siap Tanding ke Manado

waktu baca 3 menit
Sabtu, 11 Apr 2026 21:34 98 Admin

Jambi, (KJ-News.com) – Persiapan kontingen Jambi menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2026 di Sulawesi Utara memasuki tahap krusial. Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi menggelar tes fisik tahap II bagi ratusan atlet yang diproyeksikan tampil, Sabtu (11/4), di Stadion KONI Jambi.

Tes fisik ini diikuti sekitar 100 atlet dari enam cabang olahraga unggulan, sebagai bagian dari proses seleksi dan evaluasi kondisi fisik menjelang keberangkatan ke Manado pada Oktober 2026 mendatang.

Adapun rangkaian tes yang dijalani para atlet meliputi bleep test, push up, sit up, medicine ball, shuttle run, sprint 30 meter, standing broad jump, serta sit and reach. Seluruh parameter tersebut digunakan untuk mengukur daya tahan, kekuatan, kecepatan, dan fleksibilitas atlet secara komprehensif.

Wakil Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, Prof. Sukendro, mengungkapkan bahwa hasil evaluasi sementara menunjukkan adanya penurunan kondisi fisik atlet pasca bulan Ramadan.

“Dari hasil sementara, memang terlihat ada penurunan performa atlet. Ini menjadi catatan penting karena kami berharap mereka tetap menjaga kondisi meski dalam situasi puasa,” ujarnya.

Ia menegaskan, KONI Jambi akan kembali menggelar tes fisik tahap III yang menjadi penilaian akhir sebelum penetapan atlet yang masuk dalam Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda). Dalam seleksi tersebut, KONI menetapkan standar tinggi dengan target minimal nilai fisik di angka 80.

“Pada tes terakhir nanti, kami menetapkan standar minimal nilai 80. Atlet yang memenuhi kriteria tersebut akan masuk Pelatda dan seluruh pembinaannya akan difasilitasi oleh KONI,” jelas Sukendro.

Namun demikian, dari hasil tes sebelumnya, jumlah atlet yang memenuhi standar tersebut masih sangat terbatas. Dari 148 atlet yang mengikuti tes tahap pertama, baru sekitar lima atlet yang mencapai nilai yang ditargetkan.

“Kami tidak ingin atlet Jambi hanya menjadi peserta tanpa prestasi. Prinsipnya, yang berangkat ke PON Bela Diri adalah mereka yang benar-benar siap bertanding, baik dari sisi fisik maupun teknik,” tegasnya.

Sukendro juga mengakui persaingan pada ajang PON Bela Diri 2026 diprediksi akan didominasi oleh provinsi-provinsi di Pulau Jawa. Meski begitu, Jambi tetap memiliki peluang, terutama pada cabang olahraga tinju dan beberapa nomor potensial lainnya.

“Kita tetap optimistis. Beberapa nomor di cabang tinju dan bela diri lainnya punya peluang untuk bersaing, asalkan persiapan dilakukan secara maksimal,” tambahnya.

Dari total delapan cabang olahraga yang akan dipertandingkan di PON Bela Diri 2026, Jambi dipastikan akan mengikuti enam cabang, yakni kurash, tinju, muaythai, kick boxing, anggar, dan MMA.

Melalui tahapan seleksi yang ketat ini, KONI Jambi berharap dapat membentuk kontingen yang kompetitif dan mampu mengharumkan nama daerah di ajang nasional tersebut.

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: https://klikjambinew.com/

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA