Harga Cabai Rawit Melonjak Jelang Ramadan, Waka DPRD Jambi Minta Pemprov Intensifkan Sidak Pasar

waktu baca 2 menit
Jumat, 13 Feb 2026 17:25 20 Admin

Jambi, (KJ-News.com) – Lonjakan harga cabai rawit hingga hampir dua kali lipat menjadi sorotan dalam Gerakan Pangan Murah Nasional di Kota Jambi. Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan, mendesak pemerintah daerah meningkatkan pengawasan menjelang Ramadan guna menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di kawasan Citraland, Jumat (13/2/2026), menjadi momentum penting dalam memantau kondisi harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.

Dalam peninjauannya, Samsul Riduan mengapresiasi langkah pemerintah yang telah melakukan pengawasan terhadap 18 komoditas pangan strategis. Secara umum, harga bahan pokok di Kota Jambi masih dalam kondisi relatif stabil dan terkendali.

Namun demikian, ia menyoroti lonjakan signifikan pada komoditas cabai rawit yang naik drastis dari kisaran Rp47 ribu menjadi Rp90 ribu per kilogram.

“Ini yang harus menjadi perhatian serius. Kenaikan cabai rawit cukup tinggi dan perlu diantisipasi agar tidak memicu gejolak harga di pasar,” tegasnya.

Menurutnya, menjelang Ramadan, potensi kenaikan harga pangan cenderung meningkat akibat tingginya permintaan. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jambi diminta lebih aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional.

“Pengawasan harus diperketat. Pemprov harus rutin turun langsung ke pasar agar lonjakan harga tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat,” tambahnya.

Selain Kota Jambi, Samsul juga memantau perkembangan harga di daerah pemilihannya, yakni Kabupaten Sarolangun dan Merangin. Ia menyebut kondisi harga di kedua wilayah tersebut justru relatif lebih stabil dibandingkan di Kota Jambi.

“Untuk Sarolangun dan Merangin, secara umum lebih baik. Hanya ada sedikit selisih pada komoditas kedelai sekitar Rp2 ribu hingga Rp3 ribu,” jelasnya.

Program Gerakan Pangan Murah sendiri dinilai efektif dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan inflasi daerah, terutama menjelang momen hari besar keagamaan.

DPRD Jambi berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terus diperkuat, sehingga stabilitas harga pangan tetap terjaga dan masyarakat dapat menjalani Ramadan tanpa tekanan lonjakan harga kebutuhan pokok. (yl)

 

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA