7 Manfaat Kapur Barus yang Jarang Diketahui, Tak Sekadar Pengharum Lemari

waktu baca 3 menit
Jumat, 16 Jan 2026 13:31 259 Admin

KJ-News, Jakarta – Kapur barus selama ini identik sebagai pengharum lemari atau ruangan. Padahal, benda kecil berwarna putih dengan aroma khas ini memiliki banyak manfaat lain yang jarang diketahui banyak orang. Tak hanya soal wangi, kapur barus atau kamper juga berperan penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah.

Kapur barus telah lama digunakan masyarakat Indonesia karena aromanya yang tajam dan tidak disukai oleh berbagai hama. Karena itu, fungsinya meluas, mulai dari pengusir serangga hingga pelindung barang-barang rumah tangga dari kerusakan.

Agar tidak hanya menjadi “penghuni lemari”, berikut sejumlah manfaat kapur barus yang bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Mengusir Serangga di Dalam Rumah

Salah satu manfaat kapur barus yang paling dikenal adalah kemampuannya mengusir serangga seperti kecoa, semut, nyamuk, dan kutu kecil. Aroma kamper yang menyengat membuat serangga enggan mendekat. Kapur barus dapat diletakkan di sudut rumah, bawah wastafel, dekat tempat sampah, atau area lembap tanpa perlu menggunakan semprotan kimia.

2. Mencegah Datangnya Tikus

Tak hanya serangga, tikus juga tidak menyukai bau kapur barus. Meletakkan kapur barus di jalur tikus, seperti gudang, dapur, atau dekat lubang kecil, dapat membantu mencegah tikus masuk ke rumah. Meski tidak membasmi, cara ini cukup efektif sebagai langkah pencegahan.

3. Menghilangkan Bau Tak Sedap di Area Tertutup

Kapur barus juga bermanfaat untuk mengurangi bau apek di area tertutup seperti rak sepatu, laci, kotak penyimpanan, atau lemari dapur. Aromanya mampu menetralkan bau tidak sedap akibat lembap, jamur, atau sisa makanan.

4. Membantu Mengurangi Jamur dan Kelembapan

Lingkungan lembap sering memicu tumbuhnya jamur. Kapur barus dapat membantu mengurangi kelembapan di ruang tertutup seperti gudang dan lemari yang jarang dibuka. Meski bukan pengganti ventilasi, kapur barus dapat menjadi solusi tambahan untuk menjaga ruangan tetap kering.

5. Melindungi Buku dan Dokumen dari Hama

Bagi pemilik koleksi buku lama atau dokumen penting, kapur barus bisa menjadi pelindung alami. Aroma kamper tidak disukai oleh kutu buku dan rayap. Letakkan kapur barus di rak atau kotak penyimpanan, namun pastikan tidak bersentuhan langsung dengan kertas agar tidak meninggalkan noda atau bau berlebihan.

6. Mengurangi Bau pada Tempat Sampah

Tempat sampah sering menjadi sumber bau menyengat. Menaruh kapur barus di bagian bawah tempat sampah atau dalam wadah kecil dapat membantu menekan bau tidak sedap dari sampah basah dan sisa makanan.

7. Mengusir Hewan Kecil di Area Tertentu

Selain tikus dan serangga, beberapa hewan kecil seperti cicak juga tidak menyukai aroma kapur barus. Meletakkannya di dapur, kamar mandi, atau sudut rumah yang sering dilewati hewan kecil dapat menjadi cara praktis untuk mencegah keberadaannya.

Tips Aman Menggunakan Kapur Barus

Meski memiliki banyak manfaat, penggunaan kapur barus harus tetap diperhatikan. Hindari meletakkannya di tempat yang mudah dijangkau anak-anak dan hewan peliharaan. Jangan kontak langsung dengan kulit dalam waktu lama, dan pastikan sirkulasi udara tetap baik agar aromanya tidak terlalu menyengat.

Selama ini, kapur barus sering dianggap hanya sebagai pengharum lemari. Padahal, manfaat kapur barus jauh lebih luas, mulai dari mengusir serangga, mencegah tikus, hingga melindungi buku dan dokumen penting. Dengan penggunaan yang tepat dan bijak, kapur barus bisa menjadi solusi sederhana, hemat, dan praktis untuk menjaga kebersihan serta kenyamanan rumah.

 

 

Editor: Redaksi KJN

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA