Buka Rakernas Empat FN Pordasi 2026, Sekjen KONI Pusat Tekankan Sinergitas dan Transformasi Organisasi

waktu baca 3 menit
Kamis, 15 Jan 2026 15:15 163 Admin

 

KJN, Jakarta – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal KONI Pusat Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS, secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Empat Federasi Nasional (FN) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) II Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di The Westin Hotel, Kuningan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

 

Rakernas digelar secara serentak oleh empat FN Pordasi hasil Transformasi Organisasi Pordasi, yakni FN Pordasi Pacu, FN Pordasi Equestrian, FN Pordasi Polo, dan FN Pordasi Berkuda Memanah, dengan mengusung tema “Tingkatkan Prestasi Melalui Transformasi Organisasi.”

 

Rakernas ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja organisasi, merumuskan arah kebijakan strategis, serta mempercepat implementasi transformasi organisasi Pordasi dalam menghadapi dinamika dan tantangan olahraga berkuda, baik di tingkat nasional maupun global.

 

Dalam amanat yang dibacakan Sekjen KONI Pusat, Ketua Umum KONI menekankan pentingnya efektivitas waktu dan program kerja.

 

“Dengan Rakernas yang digelar di awal tahun, diharapkan pelaksanaan program kerja dapat berjalan lebih optimal dan terukur,” ujar Ade Lukman.

 

Pada kesempatan tersebut, KONI Pusat juga memberikan apresiasi atas capaian prestasi olahraga berkuda Indonesia, khususnya Berkuda Memanah.

 

“Saya menyampaikan selamat kepada para patriot olahraga Indonesia dari cabang berkuda memanah yang berhasil meraih juara umum International Horseback Archery Alliance (IHAA) Asian Nations Cup 2025 Stage 2 di Bogor pada November 2025,” lanjutnya.

 

Apresiasi juga disampaikan kepada FN Pordasi Berkuda Memanah (PBM) yang telah resmi diterima sebagai anggota Asian Horseback Archery Federation (AHAF). Sekjen KONI Pusat berharap FN PBM segera melangkah menjadi anggota federasi internasional, serta mendorong federasi lain untuk aktif di level dunia, seperti FN Pordasi Equestrian (FEI), FN Pordasi Pacu (IFHA), dan FN Pordasi Polo (FIP).

 

Mengacu pada arahan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, Sekjen KONI Pusat menegaskan bahwa konsolidasi Pordasi harus diawali dengan komunikasi yang baik, semangat merangkul seluruh pemangku kepentingan, serta komitmen membangun sinergitas demi peningkatan prestasi olahraga Indonesia.

 

Sekjen KONI Pusat juga menekankan pentingnya peran Pengprov serta Pengkab/Pengkot Pordasi dalam pembinaan atlet sejak usia dini. Pembinaan berjenjang dari tingkat akar rumput menjadi kunci keberhasilan prestasi nasional.

 

Mewakili empat FN Pordasi, Ketua FN Pordasi Equestrian, Dewi Larasati (Tike), menyampaikan apresiasi atas kehadiran KONI Pusat dan seluruh Pengprov Pordasi. Menurutnya, Rakernas menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi dan silaturahmi dalam menghadapi dinamika organisasi.

 

Sementara itu, Sekjen FN Pordasi Polo selaku Ketua Panitia Rakernas, Hendra Sukanto, menegaskan bahwa Rakernas Empat FN Pordasi 2026 merupakan momentum percepatan transformasi organisasi.

 

“Pordasi kini dituntut menjadi organisasi yang mandiri, adaptif, dan agile. Pendekatan lama tidak lagi relevan, dibutuhkan tata kelola yang profesional, responsif, dan berbasis kolaborasi,” tegasnya.

 

Usai pembukaan, Rakernas dilanjutkan dengan diskusi interaktif antara Sekjen KONI Pusat dan peserta Rakernas. Salah satu isu strategis yang dibahas adalah wacana penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Berkuda yang disampaikan oleh Ketua Presidium Konfederasi Nasional (KN) Pordasi sekaligus Ketua Umum FN PBM, Triwatty Marciano. Menanggapi hal tersebut, Sekjen KONI Pusat menegaskan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan PON Berkuda secara mandiri.

 

 

Editor:  Redaksi KJN

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA