Lulusan AHRS Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama Siap Harumkan Indonesia di MotoGP 2026

waktu baca 3 menit
Kamis, 22 Jan 2026 00:11 185 Admin

KJ-News.com, Jakarta – Dua pebalap muda Indonesia lulusan Astra Honda Racing School (AHRS), Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama, bersiap menatap musim balap Moto Grand Prix (MotoGP) 2026. Keduanya dijadwalkan berangkat ke Barcelona, Spanyol, untuk memulai proses adaptasi bersama tim, mekanik, serta kru internasional yang tergabung dalam Honda Team Asia, (22/01/2026).

Keikutsertaan Mario dan Veda di ajang balap motor paling prestisius dunia ini menjadi bukti keberhasilan pembinaan pebalap muda Tanah Air yang dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan oleh AHRS.

Veda Debut di Moto3, Bawa Misi Inspirasi Anak Muda

Pebalap asal Gunung Kidul, Yogyakarta, Veda Ega Pratama, mengaku antusias menghadapi musim perdananya di kelas GP Moto3. Bagi Veda, debut di ajang Grand Prix bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan juga momentum untuk menginspirasi generasi muda Indonesia agar berani bermimpi dan berjuang di level dunia.

“Saya siap menghadapi musim balap GP Moto3 bersama Honda Team Asia. Saya yakin proses adaptasi bisa berjalan dengan baik dan berharap bisa tampil kompetitif. Semoga perjuangan saya dapat menginspirasi anak muda Indonesia untuk tidak pernah menyerah mengejar mimpi,” ujar Veda.

Pada musim 2025, Veda tampil gemilang dengan meraih runner-up Red Bull MotoGP Rookies Cup (RBRC). Prestasi tersebut mengantarkannya langsung ke kelas GP Moto3 2026, meski usianya belum genap 18 tahun. Di Honda Team Asia, Veda akan berduet dengan pebalap asal Jepang, Zen Mitani.

Mario Suryo Aji Siap Tancap Gas di Moto2

Sementara itu, Mario Suryo Aji akan menjalani musim ketiganya bersama Honda Team Asia di kelas GP Moto2. Pebalap asal Magetan, Jawa Timur, ini menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan performa dan meraih hasil terbaik di lintasan balap dunia.

“Musim ini menjadi tahun kelima saya berkompetisi di ajang Grand Prix. Saya akan memaksimalkan setiap peluang dan mohon doa serta dukungan seluruh masyarakat Indonesia,” kata Mario.

Lulusan AHRS 2016 tersebut telah dibina oleh PT Astra Honda Motor (AHM) sejak usia 12 tahun. Karier balap internasional Mario dimulai dari Thailand Talent Cup, berlanjut ke Asia Talent Cup, ARRC, hingga FIM CEV Moto3 Junior World Championship (FIM JuniorGP). Salah satu pencapaian terbaiknya pada musim lalu adalah finis di posisi kesembilan saat seri Amerika Serikat.

AHRS Cetak Generasi Pebalap Dunia

Mario dan Veda sama-sama mengawali karier balap dari Astra Honda Racing School, yang berdiri sejak 2010 dan telah meluluskan lebih dari 150 pebalap muda Indonesia. Program AHRS tidak hanya fokus pada kemampuan teknis di lintasan, tetapi juga membekali peserta dengan pengetahuan manajemen balap, komunikasi tim, serta mental kompetisi.

Dalam pelatihannya, para siswa AHRS menggunakan motor ber-DNA balap seperti NSF100 dan NSF250R, dikombinasikan dengan CRF150R, serta didampingi instruktur balap nasional berpengalaman.

Tahun ini, AHRS kembali membuka pendaftaran mulai 9 Januari hingga 5 Februari 2026 bagi pebalap muda berusia 11–14 tahun. Informasi dan formulir pendaftaran dapat diakses melalui akun media sosial resmi Astra Honda Racing Team.

Keikutsertaan Mario dan Veda di MotoGP 2026 diharapkan menjadi tonggak penting bagi kebangkitan prestasi balap motor Indonesia di kancah internasional.

 

 

Reporter: Ridho Saputra

Editor: M. Akbar

Media: KlikJambiNew.com

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA